Tampilkan postingan dengan label PT. PINDAD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PT. PINDAD. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 Juni 2016

Kerjasama Pindad dan Kongsbeg dalam Pembuatan RCWS

Kesepakatan PT Pindad dan Kongsberg (photo : Yooying)

PT Pindad melakukan penanda-tanganan kerjasama dengan perusahaan Kongsberg dari Norwegia dalam pembuatan RCWS yang akan diproduksi di PT Pindad, Bandung.

"Berjabat tangan setelah menandatangani kerjasama RCWS dengan Kongsberg dari Norwegia. Alutsista tsb (lihat background) akan diproduksi di Pindad." itulah yang ditulis oleh Dirut PT Pindad Silmy Karim dalam situs sosial medianya.

Kamis, 12 Mei 2016

Tank Boat Buatan Pindad Akan Dipamerkan Akhir Tahun

Tank boat buatan PT Pindad akan segera diluncurkan. (image : Silmy Karim)

Malang, CNN Indonesia -- Produsen senjata Indonesia, PT Pindad (Persero), akan meluncurkan tank boat dengan turet berkaliber 105 milimeter atau sekelas tank darat.

“Bisa mengarungi laut level empat (dengan kedalaman lebih dari 2.000 meter). Dengan kecepatan 40 knot, ini cepat,” kata Direktur Utama PT Pindad, Silmy Karim, di markas Divisi Munisi PT Pindad, Turen, Malang, Jawa Timur.

Tank boat produksi Pindad bakal dipamerkan di Indo Defence Expo 2016, Jakarta, 2-5 November. Untuk memajang tank boat itu, Pindad akan mengambil lahan seluas 200 meter di Indo Defence Expo.

Pindad Luncurkan Senjata Khusus Operasi Rahasia

Senjata baru PT Pindad dengan nama Senapan Serbu (SS) 2 Subsonic. (photo : Liputan6)

Liputan6.com, Malang - PT Pindad (Persero) meluncurkan senjata baru pada Rabu (11/5/2016). Senapan yang diberi nama Senapan Serbu (SS) 2 Subsonic tersebut diluncurkan di Lapangan Tembak 1000, Turen, Malang, Jawa Timur. 

Peluncuran senapan tersebut langsung dilakukan oleh Direktur Utama PT Pindad (Persero) Silmy Karim. Dikatakan Silmy, senjata ini dirancang untuk misi khusus yang membutuhkan kemampuan pergerakan senyap.

"Ini spesial kami design untuk operasi khusus, jadi saat menembak itu tidak ada suaranya. Seperti model penyergapan, penyerbuan senyap, dan lainnya," kata Silmy diTuren, Malang, Rabu (11/5/2016).
Silmy menegaskan SS 2 Subsonoc ini merupakan modifikasi dari SS 2 yang merupakan produk senapan andalan Pindad. SS 2 menjadi senapan terlaris yang diproduksi oleh Pindad. Hal ini yang menjadikan perseroan memiliki keinginan untuk melakukan modifikasi.

Minggu, 13 Maret 2016

QIMEK RCWS

Produksi Rheimentall Defence, Canada

[​IMG]

Rheinmetall Defence telah mengembangkan stasiun senjata ringan Qimek, yang mereka sebut sebagai stasiun senjata generasi ketiga yang dirancang ringan, namun beroperasi tinggi dalam pertahanan. [pr1v4t33r/def.pk]

Mei, Pindad Mulai Produksi Badak

Panser Badak 6x6 (photo : Kaskus Militer)

Pindad Produksi Badak Tahun Ini

BANDUNG, (PRLM).- PT Pindad berencana mulai memproduksi 10 unit kendaraan tempur jenis Badak mulai Mei 2016 ini. Jika tak ada kendala, PT Pindad akan merampungkan 10 unit itu pada November 2016. Produksi Badak digenjot atas perintah Wakil Presiden Jusuf Kalla yang memesan 50 unit kendaraan tempur itu.

Kamis, 10 Maret 2016

Dari Saladin ke Badak

http://images.detik.com/content/2015/12/16/1036/074701_131215_badak_04_pindad2.jpg?w=500&q=90Panser Kanon Badak 6x6 (detik) ☆

Beragam tank dan kendaraan lapis baja digunakan TNI sejak perang kemerdekaan. Salah satu yang digunakan kavaleri TNI AD adalah Saladin. Tank yang dioperasikan sejak tahun 1960-an tersebut kini memasuki "pensiun" dan akan digantikan tank Badak.

Dalam buku Armoured Fighting Vehicles of The World karya Christopher F. Foss disebutkan nama asli tank Saladin adalah FV 601 Alvis Saladin Mk 2. Tank itu berbagi basis dengan kendaraan angkut lapis baja FV 603 Alvis Saracen. Saladin dan Saracen berpenggerak enam roda atau 6 x 6.

Saladin memiliki senjata utama meriam 76 milimeter dan dua senapan mesin 7,62 milimeter. Mesin Saladin ada di belakang, sedangkan mesin Saracen berada di depan karena bagian belakang menjadi kabin pengangkut pasukan.

Nama Saladin berasal dari Pahlawan Panglima Perang Islam dalam Perang Salib, yakni Saladin (1137-1193) alias Solahudin Al Ayubi. Saladin adalah pendiri Dinasti Ayubi yang menguasai Afrika Utara, Mesir, Jazirah Arab, hingga Levant (Suriah).

Saladin adalah seteru Raja Inggris Richard The Lion Heart. Sifat ksatria Saladin yang berasal dari suku bangsa Kurdi dan memimpin pasukan kavaleri Mamluk menjadikan namanya harum di Eropa yang menjadi seterunya.

Senin, 01 Februari 2016

TNI Teken Kontrak Pengadaan Barang Rp 5,9 Triliun

Rantis Komodo dan kendaraan militer produksi PT Pindad

Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) menandatangani Kontrak Pengadaan Barang dan Jasa secara Kolektif, senilai Rp 5,954 Triliun untuk Tahun Anggaran 2016.

Pengadaan tersebut diantaranya meliputi pengadaan kendaraan taktis (Rantis), suku cadang Rantis, non Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista), munisi kaliber kec‎il dan besar. Kemudian pengadaan material khusus, senjata, non alat utama dan alat khusus, serta alat komunikasi dan pembangunan sarana prasarana pendukung.

Pindad Anoa 2 6×6 Amphibious: Saatnya Anoa “Serius” Jadi Panser Amfibi


anoa2
Berkecamuknya konflik Rusia vs Ukraina di tahun 2013 – 2014 berdampak pada pembatalan pembelian 50 unit pansam (panser amfibi) BTR-4 untuk Korps Marinir TNI AL. Padahal BTR-4 sudah dimasukkan dalam paket pengadaan strategis MEF (Minimum Essential Force) I TNI. Di tempat berbeda, PT Pindad menangkap peluang kebutuhan hadirnya pansam di lingkup TNI dengan merilis Anoa 2 6×6 Amphibious.

Senin, 25 Januari 2016

SAAB Swedia dan Pindad Kerjasama Kembangkan Rudal

Perusahaan Pertahanan Saab Swedia menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Pindad untuk pemasaran sistem Pertahanan Udara Berbasis Daratan (GBAD) serta memperpanjang umur operasional sistem Rudal Pertahanan Udara TNI,, RBS70.

Perjanjian kerja sama jangka panjang ini bertujuan memenangkan bisnis pertahanan udara di Indonesia. Kerja sama ini akan diperpanjang secara bertahap.


SAAB Swedia dan Pindad Kerjasama Kembangkan Rudal

Kamis, 21 Januari 2016

PT Pindad Segera Selesaikan Tank Kerjasama Dengan Turki

Model tank medium PT Pindad (photo : Defense Studies)

VIVA.co.id - Industri pertahanan dalam negeri semakin menggeliat. PT Pindad saat ini tengah menyelesaikan kendaraan tempur pesanan Turki yang dijadwalkan pada 2017 mendatang. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Utama PT Pindad, Silmy Karim.

Rabu, 20 Januari 2016

Wapres JK Pesan 50 Panser Badak untuk TNI

Panser Badak buatan PT Pindad (photo : Viva)

KBRN, Bandung - Pemerintah akan memesan 50 buah panser dari PT Pindad Persero untuk Tentara Nasional Indonesia. Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan pemesanan panser jenis badak tersebut untuk melengkapi kebutuhan pertahanan dalam negeri.

Selasa, 12 Januari 2016

Alasan Pindad Rancang Senapan kaliber Sekelas AK47

PT Pindad (Persero) terus melakukan inovasi produk senjata. Dalam waktu dekat, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) produsen senjata dan kendaraan tempur itu, akan meluncurkan senapan generasi terbaru.

Alasan Pindad Rancang Senapan kaliber Sekelas AK47

Senapan dengan kaliber 7.62 x 51 mm ini memiliki jarak tembak efektif sampai 800 meter. Dengan kemampuan itu, senapan varian baru ini diklaim lebih mumpuni daripada senapan serbu legendaris AK 47, yang memiliki kaliber hampir serupa. Lantas apa alasan Pindad masuk ke senapan serbu sekelas AK 47?

Spesifikasi Senapan Serbu PINDAD Saingan AK 47

PT Pindad (Persero) akan meluncurkan senapan serbu varian terbaru (SSX) dengan kaliber 7.62X51 MM pada Maret 2016.

Senapan serbu ini merupakan senjata hasil pengembangan insinyur Pindad di Bandung, Jawa Barat.


Spesifikasi Senapan Serbu PINDAD Saingan AK 47

Senapan serbu ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan militer Indonesia dan global, karena tren pengembangan senapan serbu personel ke depannya adalah kaliber 7.62 mm.

Minggu, 10 Januari 2016

Produk Baru Pindad Bisa Kalahkan Senapan Legendaris Ini



Liputan6.com, Jakarta - PT Pindad (Persero) kini telah berhasil membuat jenis senjata yang dinilai melebihi kemampuan Senapan Serbu (SS) 2. Bahkan, kemampuan senjata baru buatan Pindad ini mengalahkan senapan serbu legendaris AK47.

Rabu, 06 Januari 2016

5 Fakta Menarik Senapan sniper SPR 2 Kopassus yang Gemparkan Dunia

Senapan sniper SPR 2 buatan PT Pindad, perusahaan alutsista milik Pemerintah Indonesia, tengah menjadi buah bibir di dunia internasional.

Ternyata, senapan sniper canggih yang dipakai Kopassus ini tak bisa dibuat oleh sembarang negara.


5 Fakta Menarik Senapan sniper SPR 2 Kopassus yang Gemparkan Dunia

Lantas apa istimewanya? Nah, berikut fakta-fakta senjata Pindad untuk Kopassus yang gegerkan dunia

PMN Cair, Pindad Siap Produksi 30 Panser Badak

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah merealisasikan Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk PT Pindad‎ (Persero) sesuai dengan amanat APBN-P 2015. Dana PMN tersebut akan digunakan oleh Pindad untuk meningkatkan produksi.

Direktur Utama Pindad, Silmy Karim mengungkapkan, meski pencairan itu diterimanya di detik-detik akhir ‎2015 namun dirinya bersyukur dan berterimakasih kepada pemerintah.


PMN Cair, Pindad Siap Produksi 30 Panser Badak

Minggu, 13 Desember 2015

Pindad Sukses Lakukan Uji Tembak Panser Badak

Panser kanon Badak buatan Pindad (all photos : defence.pk) 

Bandung - Panser Cannon 90mm “Badak" buatan PT Pindad (Persero) sukses menjalani uji tembak. Kegiatan yang merupakan bagian dari proses sertifikasi oleh Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI Angkatan Darat (Dislitbang TNI AD) itu berlangsung antara 10 sampai 12 Desember 2015 di Pusat Pendidikan Infanteri (Pusdikif), Cipatat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

“Kami bersyukur bahwa uji penembakan dinilai oleh pihak Dislitbang TNI AD berhasil dengan baik,” ujar Direktur Utama PT Pindad Silmy Karim di Bandung, Minggu (13/12).

Jumat, 20 November 2015

Australia Minati Produk Pindad


BANDUNG – Pemerintah Australia menunjukkan minat terhadap produk-produk alat utama sistem pertahanan (alutsista) buatan PT Pindad.

Memang se jauh ini belum ada detail pro - duk apa saja yang diminati ne - geri kangguru itu. Direktur Teknologi dan Pe - ngem bangan PT Pindad Ade Bagdja mengatakan, sejauh ini belum ada komitmen yang me - ng ikat selepas penan da ta ngan - an kerja sama. Pihaknya ber - sama pemerintah Australia Se - latan masih mengelaborasi de - tail kebutuhan yang dimung - kin kan melalui kerja sama ini. “Yang jelas basisnya harus saling menguntungkan satu sama lain. Tidak hanya Pindad yang jadi pasar mereka, tapi apa yang belum ada di mereka pun Pindad supply,” ungkap dia.

Rabu, 18 November 2015

Senapan Serbu Bawah Air (SSBA) Buatan Pindad

Gambar di tengah adalah senapan serbu bawah air produksi PT Pindad (photo : Defense Studies)

Senjata jenis ini pertama kali didesain oleh Uni Soviet pada awal tahun 1970 yang merupakan turunan dari AK47 untuk melengkapi pasukan katak Uni Soviet dengan nama APS (Avtomat Podvodnyj Spetsialnyj = Special Underwater Assault rifle). Walaupun AK47 mampu ditembakkan di dalam air laut tetapi jarak tembak efektifnya sangat pendek dan tidak akurat.

Kamis, 12 November 2015

Indonesia – Turki Bahas Kemajuan Joint Project Medium Tank

Sampai saat ini Indonesia dan Turki telah melakukan kerjasama industri pertahanan antara kedua negara, diantaranya yaitu joint project of medium tank dan joint project of Software Defined Radio (SDR). Dirjen Pothan berharap, jumlah kerjasama antara industri pertahanan kedua negara semakin bertambah.

Indonesia – Turki Bahas Kemajuan Joint Project Medium Tank
Tank Medium Pindad (photo : Defense Studies)