Tampilkan postingan dengan label Konflik EROPA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Konflik EROPA. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Juni 2016

Mungkin Saatnya Rusia Bermain di Halaman Belakang Amerika

su-30SM 3
Ketika Washington melakukan ekspansi militer terbesar dalam sejarah dunia ke Eropa  maka waktunya sudah datang bagi Rusia untuk juga bermain-main di halaman belakang Amerika.
Seperti diketahui tiga Bomber stratgis B-52  Stratofortress telah tiba ke Eropa setelah berangkat dari pangkalan udara North Dakota AS. Bomber ini akan bergabung dalam latihan Saber Strike yang digelar NATO di negara Baltik yang berbatasan dengan Rusia.
Latihan dua minggu ini juga akan melibatkan 10.000 tentara dari 13 negara NATO, serta beberapa calon anggota alianasi masa depan, seperti Swedia dan Finlandia.
Robert Bridge seorang penulis dan wartawan Amerika yang berbasis di Moskow dalam tulisannya di Russia Today Sabtu 4 Juni 2016 menyebutkan provokasi di depan pintu Rusia hanyalah sebuah contoh kecil dari petualangan militer yang dipimpin AS yang sekarang terjadi di seluruh Eropa Timur. Tindakan ini secara langsung telah bertanggung jawab untuk menyeret hubungan bilateral antara Moskow dan Washington ke tingkat terburuk dalam sejarah.

Jumat, 25 Maret 2016

NATO Tumpuk Pasukan di Eropa Timur, Ini Respons Rusia

T-90A
Angkatan Bersenjata Rusia membentuk dua divisi baru di Distrik Militer Barat (WMD) untuk menanggapi penumpukan militer NATO di Eropa. Hal tersebut disampaikan Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu pada Jumat 25 Maret 2016.
“Kekuatan di Distrik Militer Barat terus ditingkatkan. Pembentukan unit dan kelompok militer berlanjut sepanjang 2015, yang mencakup dua divisi,” katanya sebagaimana dikutip Sputnik,
Dia mengatakan NATO terus membangun potensi militernya di Eropa, Dua yakin pasukan itu akan semakin dekat dengan perbatasan Rusia, sehingga wajar jika Moskow membangun respons. “Tentu saja , situasi yang diberikan tidak bisa meninggalkan kita acuh tak acuh. Kami harus bereaksi, ” kata Shoigu.

Senin, 07 Maret 2016

Militer Turki Latih Tentara Bayaran

Di Perbatasan CrimeaInstruktur militer Turki telah berada di wilayah perbatasan Crimea untuk melatih tentara bayaran (Istimewa)

Wakil Perdana Menteri Republik Crimea mengatakan, instruktur militer Turki telah berkumpul di wilayah selatan Ukraina, Kherson, yang berbatasan dengan Crimea. Mereka bertujuan untuk melatih tentara bayaran.

"Kami memiliki informasi yang dapat dipercaya, banyak instruktur militer dari Turki yang telah berkumpul di Kherson, Daerah Ukraina. Saat ini, ada upaya untuk menciptakan tempat latihan bagi tentara bayaran untuk bertempur di medan terbuka dan lingkungan perkotaan," kata Ruslan Balbek, dikutip dari Sputniknews, Sabtu (5/3/2016).

Menurut Balbek, latihan tersebut didukung oleh Mejlis sebuah badan pemerintahan dari Tatar Krimea. Tatar Krimea adalah kelompok etnis Turki yang saat ini menyumbang sekitar 13 persen, atau sekitar 260.000 jiwa dari penduduk Crimea.

Senin, 29 Februari 2016

Ingat Perang di Ukraina? Mereka Masih Bertempur

ukraina
Brigade 14 Angkatan Bersenjata Ukraina melindungi hampir garis depan sepanjang 40 kilometer di luar kota Marinka dan Krasnohorivka sejak September. Sebuah Opel cruddy diberikan oleh relawan dan beberapa kendaraan lapis baja merupakan satu-satunya transportasi brigade memiliki ribuan personil.
Tetapi kurangnya kenyamanan telah menjadi hal yang biasa, dan para prajurit mengeluh tentang masalah yang lebih serius, berapa bulan lembur mereka telah bertugas di garis depan. Banyak tentara brigade dan petugas menandatangani perjanjian untuk satu tahun tetapi telah berjuang untuk lebih lama lagi; dan banyak gaji yang belum dibayar. Masalah makanan juga telah memunculkan frustrasi. Pada tanggal 1 Februari, Vlad Yakushev, petugas pers yang sama, menerbitkan sebuah blog di situs web berita memberikan penjelasan rinci tentang isu-isu dalam Brigade 14. Dia menyebutkan bahwa sebagian besar tentara menghabiskan malam berjuang dan tidak pernah menerima premi pertempuran sebesar 1.000 UAH atau sekitar US$ 36,86.

Selasa, 16 Februari 2016

24 Jam, 22 Kali Jet Tempur Turki Terobos Yunani

turki
Pelanggaran udara dilaporkan kembali dilakukan oleh jet tempur Turki di pulau Samos dan Chios di timur Laut Aegean dan di atas Lemnos dan Lesbos di bagian utara laut tersebut. Tidak tanggung-tanggung, selama 24 jam pada Senin 15 Februari 2016 pesawat Turki melanggar wilayah udara Yunani hingga 22 kali. Staf Umum Yunani mengatakan bahwa dua “virtual dogfights” antara pesawt Yunani dan Turki sempat terjadi.
Media Yunani sebagaimana dikutip Sputnik Selasa 16 Februari 2016 melaporkan bahwa sedikitnya enam jet tempur Turki, terbang dalam formasi tunggal, melanggar wilayah udara Yunani. Angkatan udara Turki kerap dituduh melanggar wilayah udara negara tetangga hampir setiap hari. Serangan Turki mencapai puncaknya pada 2014, ketika jumlah pelanggaran mencapai 2.224.

Selasa, 09 Februari 2016

200 Tahun Hidup Damai, Swedia Pun Kini Bersiap Perang dengan Rusia

gripen1
Ketidaknyamanan Swedia dengan agresivitas politik dan militer Rusia di Laut Baltik telah meningkat dan seorang komandan militer senior menyatakan negara Nordic itu sudah merasa benar-benar terancam dan menemukan diri mereka bisa diserang Rusia dalam beberapa tahun ke depan.
Peringatan itu disampaikan Komandan Angkatan Bersenjata Swedia ‘Mayjen. Anders Brannstrom seminggu setelah Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengkonfirmasi dalam Laporan Tahunan NATO yang menyebutkan pembom Rusia Tupolev Tu-22M3 disertai dengan jet tempur Sukhoi Su-27 telah melakukan simulasi serangan nuklir menargetkan instalasi pertahanan Swedia pada bulan Maret 2013.

Senin, 01 Februari 2016

300 Kendaraan Berat di Gudang Angkatan Darat Ukraina Hilang

Ketika para sekutunya terus mengirim kendaraan militer untuk Angkatan Darat, Ukraina justru banyak kehilangan peralatan mereka sendiri. Menurut utusan Rusia untuk konferensi OSCE Alexander Lukashevich, 300 kendaraan militer telah “menghilang” dari gudang Angkatan Darat Ukraina selama dua bulan terakhir.
Menurut Lukashevich, antara periode 29 November 2015 hingga 24 Januari 2016, Angkatan Darat Ukraina kehilangan 300 unit persenjataan militer berat, termasuk sistem roket artileri.

Di Tengah Peringatan Krisis 1996, Jet Turki Terobos Yunani

turki

Tak ada habis-habisnya pesawat tempur Turki dan Yunani bersitegang di udara. Pada hari Kamis 28 Januari 2016 jet Turki kembali menerobos wilayah udara Yunani saat komandan militer Yunani meletakkan bunga di pulau Imia untuk mengenang prajurit Yunani yang tewas selama konflik dengan Turki 20 tahun yang lalu. Demikian disampaikan Menteri Pertahanan Nasional Panos Kammenos.

Rabu, 27 Januari 2016

Diplomat Rusia Tuduh AS Dorong Eropa Berperang Lawan Dunia

 
Strategi komando tentara AS di Eropa (United States European Command/EUCOM) yang diperbarui sangat membingungkan. Demikian hal tersebut diungkapkan Perwakilan Tetap Rusia untuk NATO Alexander Grushko dalam sebuah wawancara dengan saluran berita televisi Rossiya 24, Rabu (27/1).
"Apa yang AS lakukan adalah suatu upaya untuk mendorong dunia dan Eropa berperang satu sama lain — sesuatu yang seharusnya tak boleh terjadi di masa kini," kata sang diplomat Rusia.

Minggu, 10 Januari 2016

4 Jet Turki Kembali Terobos Yunani

turki
Kementerian Pertahanan Yunani empat jet tempur Turki kembali menerobos wilayah udara Yunani di timur laut Aegean Kamis 7 Januari 2016.  Dari empat pesawat dua di antaranya bersenjata.

Rabu, 30 Desember 2015

Jet Tempur Yunani dan Turki Terlibat Pertempuran di Atas Laut Aegean


F-16 Yunani
F-16 Yunani
Jet Yunani dan Turki kembali terlibat dalam pertempuran udara singkat di atas Laut Aegean setelah pesawat Turki dituduh beberapa kali melanggar ruang udara nasional Yunani.
Pejabat  Yunani sebagaimana dikutip menurut Ekathimerini.com menyatakan kejadian berawal ketika formasi enam jet Turki diapit oleh dua pesawat CN-235 yang tidak dalam formasi, melanggar wilayah udara Yunani sembilan kali pada Selasa 29 Desember 2015. Jet Turki itu diusir oleh pesawat Yunani. Dua dari delapan pesawat Turki yang bersenjata.

Selasa, 08 Desember 2015

Mengapa Rusia Menentang Bergabungnya Montenegro ke dalam NATO?

Dewan NATO memutuskan untuk memulai negosiasi dengan Montenegro dan membahas penggabungan Montenegro ke dalam NATO. Para politisi dan pakar politik Rusia mengkritik pedas keputusan ini.
Montenegro in NATO
Para Menteri Luar Negeri NATO bertemu untuk menerima Montenegro secara formal di Markas Besar NATO, Brussels, Rabu (2/12). Negara-negara anggota NATO secara formal mengundang negara kecil Adriatik Montenegro untuk bergabung menjadi sekutu guna menghadapi Rusia. Sumber: AP

Selasa, 20 Oktober 2015

Pasukan Ukraina dan Pemberontak Mulai Tarik Senjata dari Donetsk



Tentara Ukraina
Tentara Ukraina
Pasukan Ukraina dan pemberontak mengatakan memulai penarikan tank dan persenjataan ringan dari garis depan, yang membagi wilayah bergejolak Donetsk di bekas negara Soviet itu.
Penarikan itu dilakukan setelah dilakukan langkah serupa di propinsi Lugansk, yang dikuasai pemberontak, sesuai dengan syarat dalam kesepakatan baru perdamaian, yang ditandatangani pihak bertikai pada 1 September.

Rabu, 14 Oktober 2015

Misil Penembak MH17 Milik Ukraina


 

Malaysia Airlines MH17 jatuh di timur Ukraina lebih dari setahun yang lalu. Dari awal, sudah cukup jelas bahwa pesawat jatuh ditembak rudal darat ke udara yang kemungkinan adalah SA-11 “Buk” buatan Rusia.
Dewan Keselamatan Udara Belanda baru saja merilis hasil investigasi dengan menegaskan bahwa dugaan awal itu benar. Hanya belum diketahui secara pasti siapa yang mengoperasionalkan rudal tersebut.
Dewan keselamatan juga merilis video selama kurang lebih 20 menit yang menggambarkan bagaimana musibah itu terjadi. Video ini cukup detil sehingga mudah untuk dipahami.
Beberapa hal yang didapat dari video tersebut adalah:
  • Pesawat itu terbang sepanjang rute penerbangan di ketinggian 33.000 kaki ketika jatuh
  • Kokpit dan kelas bisnis terpisah dari dari pesawat utama karena dihantam rudal dan jatuh beberapa kilometer dari tubuh utama pesawat
  • Pesawat itu jatuh karena ledakan eksternal, dan bukan dari kekuatan internal. Pesawat itu berlubang oleh ratusan benda-energi tinggi berbentuk seperti kubus dan kupu-kupu. Pecahan peluru yang dilapisi dengan jejak bahan peledak, aluminium, dan kaca, menunjukkan ledakan terjadi di luar kokpit. Banyak dari pecahan peluru itu ditemukan di tiga mayat awak masih di kursi mereka.
  • Dari fragmen yang ditemukan rudal tersebut adalah rudal Buk.
  • Lokasi ledakan itu ditentukan oleh pola penyebaran pecahan peluru, serta dengan memeriksa data pada perekam suara kokpit. Dengan membandingkan fraksi perbedaan kedua di mana masing-masing empat mikrofon kokpit di milidetik terakhir dari penerbangan, itu bisa ditentukan mana ledakan itu berada. Itu kira-kira satu meter dan di sebelah kiri kokpit.
Laporan ini juga melihat apakah MH17 melakukan sesuatu yang tidak biasa atau tidak, tetapi kenyataan dari hal ini bahwa Ukraina telah mendirikan zona wilayah udara terbatas di daerah hingga 32.000 kaki. Dengan terbang di atas area tersebut, pesawat itu diasumsikan aman dari konflik berkecamuk di bawahnya. Lebih dari 150 pesawat komersial lainnya terbang melalui wilayah udara pada hari yang sama dengan MH17 ditembak jatuh, dan tiga penerbangan komersial lainnya benar-benar di dekat pesawat sebagai insiden itu berlangsung. Pertanyaanya sekarang siapa yang menembakkan rudal tersebut?
Tabir misteri jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 di Ukraina mulai terkuak. Penyidik Belanda menemukan bahwa pesawat tersebut ditembak oleh misil yang digunakan rezim Kiev, Ukraina.
Pada Selasa (13/10), Dewan Keselamatan Belanda merilis laporan yang telah lama ditunggu-tunggu. Ketua dewan TJibbe Joustra mengatakan hasil rekonstruksi puing dari kecelakaan di wilayah Donbass menunjukan rudal Buk meledak kurang dari satu meter dari kokpit.
Ledakan langsung menewaskan pilot dan kopilot juga kru. Hidung pesawat Boeing 777 itu juga langsung rusak. Sebelumnya, Kiev dan sekutu Barat menuduh Rusia bertanggung jawab atas bencana tersebut, mengklaim bahwa rudal Buk dipasok dari sana.
Namun, Dewan menyimpulkan bahwa rudal yang digunakan adalah versi 9M38M1 berdasarkan penelitian dengan produsennya Almaz Antey. Almaz Antey juga mengeluarkan laporan di hari yang sama. “Versi ini digunakan oleh Ukraina, bukan Rusia,” kata Joustra dilansir Morning Star.
Rudal 9M38M1 memiliki jangkauan maksimum hingga 35 km dan berpotensi untuk menyerang target di area seluas hampir 4.000 kilometer persegi. Dalam perilisan laporan di pangkalan udara militer Gilze-Rijen, Joustra juga mengkritik pemerintah Kiev yang mengizinkan pesawat sipil terbang melalui zona perang.
“Pada bulan-bulan sebelum insiden, setidaknya 16 pesawat militer dan helikopter ditembak jatuh di bagian timur Ukraina,” kata dia. Joustra menegaskan, seharusnya Ukraina menutup wilayah udaranya setelah insiden-insiden tersebut terjadi.
Tragedi jatuhnya pesawat penumpang MH17 itu menewaskan semua orang di dalamnya yang berjumlah 298 orang. Perdana Menteri Malaysia Najib Razak menuntut pihak yang bertanggung jawab.
“Dunia harus bergerak maju untuk memastikan bahwa mereka yang bertanggung jawab harus bertanggung jawab atas tindakan pembunuhan ini,” kata Najib.
Sumner: Republika

Minggu, 20 September 2015

Hendak Larikan SU-24M ke Rusia, Pilot Ukraina Ditangkap


ukraina su-24M 
Badan Intelijen Ukraina (SBU) mengaku telah menangkap seorang pilot Angkatan Udara mereka yang berniat akan membelot ke Rusia dengan membawa jet tempur SU-24M.
Sebagaimana dikutip zik.ua 18 September 2015 pilot tersebut sengaja direkrut oleh intelijen Rusia dan diperintahkan untuk mencuri pesawat tempur pengintai SU-24M.
Pilot tersebut dijanjikan akan mendapat penampungan dan perlindungan bagi dirinya dan keluarga serta tentu saja uang.  SBU menambahkan pilot Ukraina menerima instruksi melalui e-mail dan ponsel dan ditangkap sebelum menjalankan misinya

Jumat, 28 Agustus 2015

4 Raptor Telah Merapat di Jerman


Empat F-22 Raptor setelah mendarat di  Spangdahlem Air Base, Jerman
Empat F-22 Raptor setelah mendarat di Spangdahlem Air Base, Jerman
Tidak  butuh waktu lama untuk Amerika mengirimkan F-22 Raptor ke dekat Rusia. Empat pesawat siluman ini telah merapat ke Jerman
Jet-jet tempur taktis ini dikirim dengan alasan untuk meningkatkan latihan dengan NATO dan tiba di Pangkalan Udara Spangdahlem di Jerman. Pesawat tiba pada Jumat 28 Agustus 2015 waktu setempat

Selasa, 25 Agustus 2015

F-22 Akan ke Eropa, Moskow: Kami Menunggu


f-22  10
Rencana Amerika untuk mengirimkan F-22 Raptor ke Eropa ditanggapi Rusia dengan menyatakan akan menunggu dan terus menantau situasi. Mereka juga siap memberikan reaksi jika ada agresi yang muncul.
“Kami akan terus memantau situasi,” kata Franz Klintsevich, anggota komite pertahanan Duma Rusia (semacam DPR Rusia) sebagaimana dikutip Sputnik Selasa 25 Agustus 2015.

AS Akan Tempatkan Jet Tempur F-22 Raptor di Eropa

wikipedia.org Jet tempur siluman F-22 Raptor

WASHINGTON, KOMPAS.com - Amerika Serikat (AS) akan segera menempatkan sejumlah jet tempur F-22 Raptor di Eropa. Seorang pejabat Pentagon, Senin (24/8/2015), mengatakan, pengerahan jet tempur siluman itu demi meyakinkan para mitra NATO yang cemas dengan tindakan Rusia di Ukraina.

Senin, 03 Agustus 2015

Perang Hybrid Rusia di Ukraina Bekerja Baik


Tentara Ukraina
Tentara Ukraina

Sebuah konferensi yang dihadiri oleh pejabat berpengaruh Ukraina dan Amerika Serikat telah menyimpulkan bahwa kampanye perang hybrid Rusia di Ukraina timur bekerja dengan baik. Pasukan Ukraina terus mendapat tekanan dan serangan, tidak hanya dengan senjata berat tetapi juga kecanggihan serangan.
Sebuah forum yang secara signifikan fokus pada situasi saat ini di Ukraina timur dan masa depan negara dalam hal hubungannya dengan Uni Eropa dan NATO telah mengungkapkan bahwa kampanye ‘perang hybrid’Rusia di bekas negara bawahan Soviet yang tampaknya mencapai hasil seperti yang Moskow inginkan.