Tak terasa, sudah lebih dari delapan dasawarsa berdirinya Republik Turki setelah kehancuran Kesultanan Turki Ottoman. Mustafa Kemal Pasha, Sang Ataturk (Bapak Bangsa Turki) memperkenalkan ideologi reformis-nasionalisnya yang amat terkenal.
Salah satu pernyataan kemerdekaan Mustafa Kemal Pasha diartikannya sebagai “Kemerdekaan penuh yang kami maksudkan, adalah kemerdekaan penuh atas nasib ekonomi, keuangan, hukum, militer, budaya, dan kebebasan dalam segala bidang. Penindasan atas salah satu dari hal ini sama artinya menindas kemerdekaan dari seluruh bangsa dan Negara (Turki).” Dan apabila Mustafa Kemal Pasha diijinkan untuk melihat kembali bangsa dan Negara yang amat dicintainya dari alam sana, Beliau akan sangat-sangat bangga. Di tengah kawasan regional yang terus bergejolak, Turki di bawah kepemimpinan PM Recep Tayyip Erdogan berhasil menumbuhkan kekuatan dalam segala bidang yang divisikan oleh Mustafa Kemal. Lebih dari itu, Turki berhasil memainkan peranannya sebagai aktor geopolitik paling berpengaruh di antara Eropa dan Asia, menyeimbangkan permainan politik Negara-negara Arab dan Israel.



