Tampilkan postingan dengan label TIMUR TENGAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TIMUR TENGAH. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Maret 2016

Gantikan Turki, Rusia Mulai Impor Buah dan Sayuran dari Suriah

Rusia mulai menerima pasokan buah dan sayuran dari Suriah yang dirancang untuk menggantikan sebagian impor produk dari Turki yang dilarang masuk. Demikian hal tersebut dilansir oleh surat kabar Rusia Kommersant. Perusahaan Adyg-Yurak hadir sebagai importir buah dan sayuran asal Suriah.
Sebelumnya, menurut berbagai sumber publikasi, pemasokan sayuran dan buah-buahan dari Suriah masih merupakan uji coba.
“Adyg-Yurak melakukan negosiasi penjualan produk dengan jaringan supermarket Magnit dan Pyaterochka,” kata CEO perusahaan Aslan Panesh.
“Masalah utama yang mengganggu impor secara permanen adalah kualitas kemasan yang buruk,” keluhnya.

Jumat, 18 Maret 2016

Israel Kembali Caplok Tanah Palestina

Respon RIIsrael Kembali Caplok Tanah Palestina Ini Respon RIPemukiman Yahudi di Tepi Barat. [The News]

P
emerintah Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri merespon kebijakan baru yang diambil oleh Israel. Negeri Zionis itu kembali mencaplok tanah Palestina di Tepi Barat.

Juru Bicara Kemlu, Arrmanantha Nassir menuturkan, Pemerintah RI berharap semua pihak, khususnya Israel untuk menahan diri dari melakukan tindakan yang akan semakin merusak rencana damai kedua negara, yang saat ini tengah mati suri.

"Kita tetap berpegang pada posisi kita, bahwa Palestina itu harus merdeka. Dan, kita mengharapkan bahwa langkah-langkah yang dilakukan semua pihak tidak mempersulit atau menghambat proses negosiasi damai mengenai solusi dua negara," kata Arrmanantha pada Kamis (17/3).

Sebelum Indonesia, pemerintah Prancis sudah terlebih dahulu mengeluarkan respon atas kebijakan baru Israel tersebut. Prancis mengaku prihatin atas tindakan Israel yang kembali mencaplok tanah Palestina di Tepi Barat, dan menegaskan, apa yang dilakukan Israel melanggar hukum internasional.

Saudi Cs Bakal Akhiri Perang di Yaman

Saudi Cs Bakal Akhiri Perang di YamanJuru bicara koalisi Teluk Brigjen Ahmed AlAsiri. [Reuters]

K
oalisi Teluk yang dipimpin Arab Saudi akan segera mengakhiri perang di Yaman. Koalisi Teluk menilai operasi tempur mereka telah menciptakan stabilitas di Yaman.

Hal itu disampaikan juru bicara Koalisi Teluk, Brigadir Jenderal Ahmed Al-Asiri, pada hari Kamis (17/3/2016). Menurutnya, koalisi telah bekerja “jangka panjang” untuk membantu pemerintah sah Yaman memerangi pemberontak.

Fase berikutnya, kata dia, adalah memulai pembangunan kembali di Yaman. “Arab Saudi dan koalisi akan berdiri untuk mendukung pemerintah sah Yaman dan menawarkan (bantuan) sampai dia (presiden Yaman) mampu memulihkan stabilitas di negara itu,” ujar Asiri, seperti dikutip Al Arabiya.

Mufti Suriah: Mereka Ingin Memecah Kami Menjadi Beberapa Negara-Semu

Perang sipil di Suriah menjadi saksi keterlibatan perwakilan agama-agama yang paling berbeda dari berbagai sisi. Dan pihak yang berseteru menggunakan slogan religius untuk memobilisasi pengikutnya. Mufti Suriah Ahmad Badruddin Hassun bicara mengenai bagaimana menghentikan pertumpahan darah tersebut dan akar konflik tak hanya tentang perbedaan agama.

Syrian Grand Mufti Ahmad Badreddin Hassoun
Mufti Agung Suriah Ahmad Badreddin Hassoun berbicara selama pertemuan dengan anggota parlemen Rusia. Sumber: Valery Sharifulin / TASS
Mufti Suriah Ahmad Badruddin Hassun merupakan pendukung setia Bashar Assad. Ia sudah pernah mengunjungi Rusia beberapa kali dan pernah memberi ceramah di masjid utama Chechnya, yang terkenal dengan nama Masjid Jantung Chechnya. RBTH berbincang dengan tokoh keagamaan tersebut, yang memegang otoritas signifikan di kalangan penganut Sunni, mengenai situasi yang tengah berlangsung di Suriah dan Timur Tengah secara umum.

Hari Ke-3 Penarikan Pasukan

Jet Bomber Su-24M Rusia Tinggalkan Suriahhttp://cdn.sindonews.net/dyn/620/content/2016/03/17/41/1093699/hari-ke-3-penarikan-pasukan-jet-bomber-su-24m-rusia-tinggalkan-suriah-N2V.jpgPesawat jet bomber Su-24M Rusia tinggalkan Suriah. [Russian Defense Ministry] 

Kelompok terbang (kloter) pesawat-pesawat jet bomber Su-24M Rusia meninggalkan Suriah di hari ketiga penarikan pasukan Moksow, Kamis (17/3/2016).

Pesawat-pesawat jet bomber Su-24M itu pulang ke pangkalan udara di Ural, Rusia. Rombongan jet-jet pengebom tersebut kini sudah mendarat di pangkalan udara di wilayah Chelyabinsk, Rusia.

Rusia menyatakan, penarikan sebagian pasukan Moskow dari Suriah akan rampung dalam dua sampai tiga hari.

Senin, 14 Maret 2016

Pelantikan Konsul Kehormatan Di Amman, Yordania

Israel Tak Beri Izin Melintas, Menlu RI Batal ke Ramallah Pelantikan Konsul Kehormatan RI di Palestina. (Kemlu)

I
ndonesia akhirnya telah secara resmi melantik Kosul Kehormatan (Konhor) di Palestina. Namun, sayangnya pelantikan Konhor ini tidak berjalan sesuai rencana.

Semula, pelantikan Konhor ini akan dilakukan di Ramallah, Tepi Barat. Tapi, karena rombongan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi tidak mendapat izin melintas dari Israel, maka pelantikan itu dilakukan di Amman, Yordania.

"Menlu RI, Retno Marsudi, telah melantik Konhor pertama Indonesia di Palestina, Maha Abu-Shusheh, yang berkedudukan di Ramallah pada 13 Maret 2016. Upacara pelantikan yang dilakukan di KBRI Amman dihadiri oleh Menlu Palestina, Dr. Riyad al-Maliki, para Duta Besar negara-negara ASEAN dan OKI di Amman, Ketua Komisi I DPR-RI, Mahfudz Siddiq, Duta Besar RI untuk Yordania, Teguh Wardoyo, serta para tokoh dan pejabat pemerintahan Palestina dan Yordania," bunyi keterangan Pers Kemlu yang diterima Sindonews pada Minggu (13/3).

Jet Tempur Uni Emirat Arab Dipastikan Jatuh di Yaman, 2 Pilot Tewas

http://defense-update.com/wp-content/uploads/2011/03/OdisseyDownDecimo-3361.jpgPesawat jet tempur koalisi Saudi penggempur kelompok Houthi di Yaman. (Reuters)

Jet tempur militer Uni Emirat Arab yang hilang di Yaman, dipastikan jatuh. Jet tempur itu jatuh akibat gangguan teknis saat menjalankan misi koalisi pimpinan Arab Saudi melawan pemberontak Houthi di Yaman.

Dua pilot militer yang ada di dalam jet tempur itu dipastikan tewas. Kepastian jatuhnya jet tempur jenis Mirage itu disampaikan koalisi pimpinan Arab Saudi dalam pernyataannya seperti dirilis kantor berita Saudi, SPA dan dilansir AFP, Senin (14/3/2016).

"Akibat gangguan teknis," sebut koalisi pimpinan Saudi dalam pernyataannya yang dirilis selang beberapa jam setelah Uni Emirat Arab melaporkan satu jet tempurnya hilang di Yaman.

Putin Mulai Tarik Pasukannya dari Suriah


rusia su-24
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan akan mulai menarik pasukan dari Suriah. Penarikan pasukan akan mulai dilakukan Selasa 15 Maret 2016 ini dengan harapan bisa membantu pembicaraan damai untuk mengakhiri perang.
Vladimir Putin dalam pernyataanya Senin 14 Maret 2016 mengatakan harus membantu pembicaraan yang bertujuan mengakhiri perang saudara yang brutal yang telah merobek Suriah selama lima tahun. Sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Rusia TASS, pembicaraan damai telah dilanjutkan Senin di tengah tanda-tanda menggembirakan bahwa perjanjian gencatan senjata parsial telah menyebabkan penurunan kekerasan secara signifikan.

Kamis, 10 Maret 2016

Diduga Hendak Masuk Yaman, 2.000 Senjata Disita dari Kapal Nelayan

senjata
Lebih dari 2.000 senjata termasuk senapan serbu, roket peluncur granat dan tabung mortir ditemukan tersembunyi di bawah jaring kapal perahu nelayan kecil yang menuju Somalia. Ribuan senjata itu ditemukan oleh kapal Angkatan Laut Australia HMAS Darwin.
Letnan Ian McConnaughey, juru bicara Komando Pusat Angkatan Laut AS mengatakan kepada ABC News melalui email sebuah tim dari kapal Australia HMAS Darwin menemukan senjata itu sekitar 195 mil di lepas pantai Oman. US Navy meyakini perahu itu berangkat dari Iran juga oleh kru Iran.
McConnaughey mengatakan penilaian awal senjata-senjata itu direncanakan akan dibawa ke Yaman yang akan digunakan oleh pemberontak Syiah Houthi yang didukung Iran dalam perang saudara di negara itu.
Senjata-senjata itu ditemukan kapal nelayan pada 27 Februari tapi baru diumumkan pada Senin.

Mengapa Tank T-90 Rusia Mampu Tahan Hantaman Rudal TOW AS?


t-90 3
Sebuah video yang beredar di dunia maya telah mencuri perhatian masyarakat dunia. Video ini menampilkan militan Suriah yang menyerang tank T-90 dengan rudal TOW. Namun begitu, serangan rudal TOW tak berhasil menghancurkan T-90. Seorang pakar di bidang persenjataan yang juga seorang mantan komandan dan sekaligus Pemimpin Redaksi Majalah Arsenal Otechestva (Arsenal Tanah Air) Viktor Murakhovski mengemukakan pendapatnya mengenai siapa yang memasok rudal tersebut, serta kelemahan dan kekuatan tank Rusia terbaru ini.
Video yang beredar di dunia maya menggambarkan rudal antitank (ATGM) digunakan untuk menyerang tank tentara pemerintah Suriah serta tank militan. Pasukan militan tidak memiliki banyak tank, tapi mereka tetap diikut sertakan dalam perang.
Sebagian besar tank bahkan banyak yang hancur dalam perang di tengah kota akibat serangan rudal konvensional.

Iran Uji Coba Rudal Dua Hari Berturut-turut

AS Ancam Bertindak Tegas Rudal Iran disimpan di ruang bawah tanah (REUTERS/sepahnews.com/Handout via Reuters)

Iran memicu kekhawatiran Amerika Serikat dengan melakukan uji coba rudal balistik beberapa hari terakhir. Wakil Presiden Joe Biden menyatakan AS akan mengambil tindakan tegas terhadap Iran jika uji coba rudal balistik itu terkonfirmasi.

"Saya ingin menegaskan, karena saya tahu orang-orang banyak meragukan, jika faktanya mereka melanggar kesepakatan (nuklir), kami akan bertindak," ucap Biden di sela-sela kunjungannya di Israel dan Palestina, seperti dilansir AFP, Kamis (10/3/2016).

"Seluruh aktivitas konvensional mereka di luar kesepakatan, jelas masih di luar kesepakatan, kami akan dan berusaha menindak tegas di mana pun kami menemukannya (pelanggaran)," imbuhnya.

Selasa, 08 Maret 2016

Kurdi Sebut AS Telah Selesaikan Pangkalan di Suriah


marinir as
Amerika Serikat telah hampir selesai menyiapkan sebuah pangkalan udara di wilayah Suriah Utara yang dikendalikan Kurdi dan melanjutkan dengan pembangunan pangkalan kedua untuk digunakan sebagai fasilitas militer dan sipil. Demikian dilaporkan website Kurdi Minggu dan dikutip Reuters Senin 7 Maret 2016.
Situs berita BasNews yang berbasis Erbil, mengutip sumber militer di Angkatan Demokrat Suriah Kurdi mengatakan sebagian besar pekerjaan di landasan pacu di kota minyak Rmeilan di Hasaka telah selesai, sementara pangkalan udara baru di tenggara dari Ayn al-Arab yang mengangkangi perbatasan Turki, sedang dibangun.

Dapat Bisikan Israel, Putin Batalkan Pengiririman S-300 ke Iran

S-300 
S-300
Harian Kuwait Al-Jarida mengutip sumber tingkat tinggi yang menyatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin memutuskan untuk menghentikan transfer sistem rudal pertahanan udara S-300 setelah menerima bukti dari Israel bahwa Iran mentransfer sistem rudal Rusia canggih kepada Hizbullah.
“Rusia telah memutuskan untuk membekukan pengiriman sistem rudal anti-pesawat S-300 ke Iran,” demikian tulis surat kabar Kuwait Al-Jarida dan dilansir media Israel Ynet News Senin 7 Maret 2016.
Laporan tersebut mengutip sumber yang sangat terpercaya yang mengatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan untuk menangguhkan pengiriman sistem pertahanan udara canggih karena Iran gagal menepati janjinya untuk tidak memberikan persenjataan canggih untuk Hizbullah Lebanon.

Senin, 07 Maret 2016

Mungkinkah Mesir-Israel Sedang Menuju Jalur Perang?

rafale mesir 2
Beberapa waktu lalu produsen pesawat Rusia mengumumkan penjualan 50 pesawat tempur MiG- 29 ke sebuah negara di Afrika Utara yang  kemungkinan besar Mesir.
Pada pertengahan Februari seorang pejabat senior pertahanan Israel mengatakan, mengenai kebutuhan Israel untuk mengasimilasi pesawat tempur F-35 meskipun ada perdamaian dengan Mesir, Israel “harus siap untuk setiap skenario yang mungkin dan setiap pergeseran strategis radikal, karena kita tidak punya pilihan lain.”
Sejak 1979 ada kesepakatan damai antara Israel dan Mesir. Kedua negara juga telah bekerjsama dalam menghadapi ISIS di Semenanjung Sinai.
Namun ada beberapa tanda-tanda yang mengarah pada kemungkinan terjadinya clash antara kedua negara yang pernah berperang di masa lalu itu.
Pada tanggal 13 Februari Abdel Fattah Sisi, Presiden Mesir menekankan bahwa solusi untuk masalah Palestina harus dicapai secepat mungkin, dan mengatakan masalah Palestina adalah masalah seluruh bangsa Mesir.

Rabu, 02 Maret 2016

Hamas Miliki Senjata Antipesawat


R-160R-160
Kelompok Hamas dikabarkan telah memperoleh persenjataan anti-pesawat. Media Israel Nation News mengutip Kantor berita Al-Masdar melaporkan Senin 29 Februari 2016 sebuah senapan mesin berat Gryazev-Shipunov GSH-23 buatan Soviet terlihat selama parade militer Hamas di Gaza pekan lalu.
Senjata ini diyakini telah diselundupkan ke Jalur Gaza melalui Semenanjung Sinai oleh sel ISIS yang beroperasi di daerah tersebut. Jika hal dikonfirmasi, ini akan memvalidasi kecurigaan memperluas kerjasama antara sel-sel Hamas dan ISIS di Sinai.

Koalisi Amerika Bahas Rencana Invasi Darat di Suriah

http://cdn.sindonews.net/dyn/620/content/2016/03/01/43/1089368/saudi-koalisi-amerika-bahas-rencana-invasi-darat-di-suriah-04j.jpgPejabat tinggi militer Arab Saudi, Brigadir Jenderal Ahmed Asseri. (Al Jazeera)

Pemerintah Arab Saudi mengungkapkan, koalisi internasional anti-ISIS yang dipimpin Amerika Serikat (AS) telah membahas rencana invasi atau serangan darat di Suriah sejak dua pekan lalu.

Namun, keputusan jadi tidaknya invasi darat itu belum diambil. Pernyataan dari Pemerintah Saudi itu disampaikan pejabat tinggi Kementerian Pertahanan Saudi, Brigadir Jenderal Ahmed Asseri, dalam sebuah wawancara melalui telepon dari Riyadh, Senin (29/2/2016).

Itu dibahas dua pekan lalu di Brussels,” katanya. ”Itu dibahas di tingkat politik, tapi itu tidak dibahas sebagai misi militer,” katanya lagi.

Setelah (pembahasan) ini digelar, dan diputuskan berapa banyak tentara dan bagaimana mereka akan beraksi, di mana mereka akan beraksi, kami akan ikut serta dalam itu,” lanjut jenderal Saudi itu, seperti dikutip Reuters, Selasa (1/3/2016).

Senin, 29 Februari 2016

60 Persen Peralatan Militer Arab Saudi Buatan Lokal

Kunjungan ke Armed Forces Exhibition for Diversification (AFED)

Menteri Garda Nasional Arab Saudi, Pangeran Miteb bin Abdullah mengatakan bahwa warga negara Saudi telah mampu memproduksi sekitar 60 persen suku cadang dan alat-alat yang digunakan di sektor militer.

Produksi lokal mengakibatkan penghematan hingga miliaran riyal untuk Kerajaan yang bisa dibelanjakan untuk mengimpor suku cadang militer dan alat-alat yang benar-benar dibutuhkan,” katanya.

Pangeran Miteb berbicara selama kunjungannya ke Armed Forces Exhibition for Diversification (AFED), yang dimulai sejak minggu lalu.

Mesir-Rusia Nego Peralatan di Kapal Mistral Prancis

Mistral Warship
Kemajuan serius telah dibuat dalam pembicaraan antara Rusia dan Mesir pada persiapan dan pengiriman peralatan radio dan elektronik untuk kapal operator helikopter kelas Mistral yang diperoleh oleh Angkatan Laut Mesir setelah Prancis membatalkan pengiriman ke Moskow
“Negosiasi terus dilakukan dengan Mesir tentang pengiriman peralatan radio-elektronik untuk operator helikopter Mistral,” kata juru bicara dari Rostec United Instrument Manufacturing Corporation, Senin 29 Februari 2016.
Dia menegaskan sudah benar-benar jelas bahwa peralatan yang dilucuti dari Mistral dimaksudkan untuk Angkatan Laut Rusia dan tidak akan dikirimkan ke Mesir. Namun jika akhirnya peralatan harus dipasang maka kemungkinan akan dipersiapkan set baru yang berbeda dari peralatan untuk Mesir. “Saat ini sedang dibahas, ” katanya sebagaimana dikutip Sputnik.

Kamis, 18 Februari 2016

Lagi! Ledakan Bom di Turki

Tewaskan 7 Orang bom mobil di Ankara (Reuters)

Ledakan bom kembali mengguncang Turki. Sebuah bom yang diledakkan dari jarak jauh, menewaskan tujuh orang hari ini.

Korban tewas merupakan anggota pasukan keamanan Turki yang tengah mengendarai sebuah kendaraan militer di wilayah tenggara Turki. Demikian seperti diberitakan kantor berita Reuters, Kamis (18/22016).

Ledakan bom tersebut mengenai kendaraan lapis baja di jalan raya yang menghubungkan Diyarbakir dengan distrik Lice. Diyarbakir merupakan kota terbesar di wilayah tenggara Turki, yang mayoritas dihuni warga etnis Kurdi.

Hari Ini, S-300 Pertama Iran Dikirim

s-300
Rusia akan menyerahkan sistem pertahanan udara S-300 pertama ke Iran pada hari Kamis 18 Februari 2016 ini. Menteri Pertahanan Iran Hossein Dehghan akan menerima langsung penyerahan dalam upacara penerimaan untuk kemudian dikirim ke Iran melalui Laut. Dehghan sejak kemarin sudah ada di Rusia dan akan melakukan perjalanan ke Astrakhan di Laut Kaspia dalam upacara tertutup.
“Hossein Dehghan akan berpartisipasi dalam upacara penyampaian S-300 di Astrakhan Kamis,” kata sumber militer sebagaimana dikutip Sputnik Rabu 17 Februari 2016.
Staf Umum Iran kepada Sputnik juga memastikan bahwa pengiriman sistem pertahanan udara S-300 Rusia akan dimulai Kamis. “Besok, Rusia akan membuat pertama S-300 pengiriman ke Iran,” kata Wakil Kepala Staf Mostafa Izadi.