Tampilkan postingan dengan label AL EROPA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AL EROPA. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Maret 2016

Kapal induk De Gaulle Menuju Pantai Libya, Mau Menyerang?


151207-N-ZZ999-501
Kapal Induk nuklir Prancis Charles de Gaulle dikabarkan telah meninggalkan Teluk Persia pada Senin 29 Februari 2016 lalu. Kapal raksasa itu kemudian akan bergabung dengan Angkatan Laut Mesir di Pantai Libya untuk melakukan manuver bersama.
Situs Arab Al-Wasat mengutip sumber militer Prancis mengatakan kapal induk berangkat dari Teluk Persia untuk kemudian melewati Mediterania dan akhir pekan ini harus tiba di Pantai Libya.

Senin, 29 Februari 2016

Drone Murah Ancam Program Nuklir Trident Inggris


HMS AstuteHMS Astute
Program penangkal nuklir Trident Inggris yang sedang di tengah perselisihan mengenai penggantinya dalam risiko tinggi dengan keberadaan drone bawah air murah.
Parlemen Inggris telah membuat keputusan untuk mengganti armada penuaan dari kapal selam kelas Vanguard, yang membawa rudal balistik Trident II D-5 yang akan digunakan sebagai senjata terakhir program penangkal nuklir Inggris.
Masalah biaya penggantian dan penggunaan senjata nuklir telah memicu pertempuran politik dalam Partai Buruh Inggris, di mana pemimpinnya Jeremy Corbyn menentang penggantian tersebut. Tapi kebijakan partainya justru pro dengan rencana penggantian, didukung oleh sejumlah pihak yang menilai akan membahayakan jika program itu tidak dilanjutkan.
Sebuah laporan baru dari British American Security Information Council (BASIC mengatakan masalah kapal selam siluman semakin meningkat seiring peningkatan jumlah dan penggunaan kendaraan tak berawak bawah laut (UUV) dan kendaraan permukaan tanpa awak (USV), yang murah untuk disebarkan dan dapat mendeteksi gerakan kapal selam. Hal ini – menempatkan program Trident ke dalam bahaya.
“Ketersediaan dalam jumlah besar platform tanpa awak murah, yang dikenal sebagai kendaraan tak berawak atau drone, dilengkapi dengan sensor canggih, mungkin akan sangat mengganggu operasi angkatan laut selama dekade berikutnya, terutama yang bergantung pada siluman . ”

Senin, 01 Februari 2016

Destroyer Type 45 Inggris

Kapal Perusak Tercanggih dengan Segudang Masalah Destroyer Type 45 Inggris

Salah satu kapal perang terbaru dan paling mahal milik Angkatan Laut Kerajaan Inggris harus meninggalkan latihan pada Februari tahun 2014 dan kembali ke pelabuhan untuk perbaikan darurat setelah kehilangan tenaga.

HMS Dauntless, salah satu Destroyer Type 45 harus memperpendek jadwal latihannya kala itu karena terkendala masalah teknis.

Inggris membangun enam Destroyer yang diklaim sebagai kapal perang tercanggih yang pernah dibangun Inggris dengan biaya yang tak terduga, lebih dari £ 1,5 miliar untuk 1 kapal, dan akibat pembengkakan biaya itu, Inggris terpaksa membatalkan rencana awal yang ingin membangun 12 Destroyer Type 45.

Senin, 25 Januari 2016

2 Frigat Tercanggih Prancis Langsung Dampingi Charles de Gaulle

charles
Angkatan Laut Prancis (Marine Nationale) merilis sejumlah foto menarik yang menunjukkan kelompok tempur kapal induk Charles de Gaulle yang tengah di di Arab / Teluk Persia. Kelompok tempur ini sedang dikerahkan untuk mendukung operasi koalisi melawan ISIS Daesh di Irak dan Suriah.

Selasa, 19 Januari 2016

Iver Huitfeldt

Frigate canggih andalan buatan Denmark

Mengenal Frigate Canggih Kelas Iver Huitfeldt

Kapal frigate kelas Ivar Huitfeldt milik Angkatan Laut Denmark dibangun oleh Odense Steel Shipyard, mulai 2008. Denmark membangun tiga kapal, yaitu Iver Huitfeldt (F 361), Peter Willemoes (F362), dan Niels Juel (F363). Kapal kelas Iver Huitfeldt dibangun berdasar desain kapal kelas Absalon, yang dibangun pada 2004. [turbosquid.com]

Selasa, 24 November 2015

Inilah Peta Kekuatan Kapal Selam Eropa


kapal selam rusia
Kapal selam modern dipakai untuk berbagai tugas seperti menyerang atau melindungi kapal induk seperti yang dilakukan oleh kelompok tempur kapal induk Angkatan Laut Amerika. Selain itu kapal selam bertugas menjaga wilayah perairan, menyerang kapal musuh atau pedagang, menjalankan blokade, mengumpulkan intelijen, mengirimkan pasukan khusus, serta meluncurkan rudal jelajah balistik dalam skenario serangan darat konvensional atau nuklir.

Minggu, 22 November 2015

Hari ini Charles de Gaulle akan Memulai Serangan ke Suriah

charles 2
Kapal Induk Prancis Charles de Gaulle akan memulai operasi melawan ISIS pada Senin 23 November 2015 ini. Charles de Gaulle tiba di pantai Mediterania Timur, pada Sabtu 21 November 2015 malam. Dari tempat ini mereka akan meluncurkan serangan udara pada target ISIS di Suriah. “Kapal induk akan siap untuk misi [di Suriah] dari hari Senin,” kata Menteri Perahanan Prancis Jean-Yves Le Drian sebagaimana dikutip Ria Novosti dari Radio Europe1 Minggu 22 November 2015.