Tampilkan postingan dengan label AMERIKA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AMERIKA. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Juni 2016

Mungkin Saatnya Rusia Bermain di Halaman Belakang Amerika

su-30SM 3
Ketika Washington melakukan ekspansi militer terbesar dalam sejarah dunia ke Eropa  maka waktunya sudah datang bagi Rusia untuk juga bermain-main di halaman belakang Amerika.
Seperti diketahui tiga Bomber stratgis B-52  Stratofortress telah tiba ke Eropa setelah berangkat dari pangkalan udara North Dakota AS. Bomber ini akan bergabung dalam latihan Saber Strike yang digelar NATO di negara Baltik yang berbatasan dengan Rusia.
Latihan dua minggu ini juga akan melibatkan 10.000 tentara dari 13 negara NATO, serta beberapa calon anggota alianasi masa depan, seperti Swedia dan Finlandia.
Robert Bridge seorang penulis dan wartawan Amerika yang berbasis di Moskow dalam tulisannya di Russia Today Sabtu 4 Juni 2016 menyebutkan provokasi di depan pintu Rusia hanyalah sebuah contoh kecil dari petualangan militer yang dipimpin AS yang sekarang terjadi di seluruh Eropa Timur. Tindakan ini secara langsung telah bertanggung jawab untuk menyeret hubungan bilateral antara Moskow dan Washington ke tingkat terburuk dalam sejarah.

Kamis, 10 Maret 2016

Gila, Anggaran Hitam Pentagon Capai Rp918 Triliun

X-37B OTV Mission 3 Landing
Anggaran hitam Pentagon yang  dihabiskan untuk program dan kegiatan yang tidak dirinci karena sifat rahasia pada usulan anggaran 2017 mencapai US$68 miliar atau skitar Rp918 triliun
Menurut sebuah analisis Aviation Week Kamis 9 Maret 2016 menyebutkan jumlah ini mencapai 12% dari total anggaran sebesar US$582 miliar. Jumlah dana siluman ini bahkan hampir sama dengan gabungan seluruh anggaran pertahanan Prancis, Rusia atau Inggris. Bahkan hampir mencapai setengah dari total APBN Indonesia 2016 yang mencapai sekitar Rp2.000 triliun!
Anggaran rahasia ini disebar ke dalam item ke seluruh program rencana dan pengembangan (R & D), pengadaan, operasi dan subbudgets pemeliharaan.
Dari total anggaran hitam ini sebanyak US$2,25 miliar untuk R & D,  US$20,7 miliar untuk pengadaan dan US$24,9 miliar untuk operasi.

Selasa, 08 Maret 2016

Kurdi Sebut AS Telah Selesaikan Pangkalan di Suriah


marinir as
Amerika Serikat telah hampir selesai menyiapkan sebuah pangkalan udara di wilayah Suriah Utara yang dikendalikan Kurdi dan melanjutkan dengan pembangunan pangkalan kedua untuk digunakan sebagai fasilitas militer dan sipil. Demikian dilaporkan website Kurdi Minggu dan dikutip Reuters Senin 7 Maret 2016.
Situs berita BasNews yang berbasis Erbil, mengutip sumber militer di Angkatan Demokrat Suriah Kurdi mengatakan sebagian besar pekerjaan di landasan pacu di kota minyak Rmeilan di Hasaka telah selesai, sementara pangkalan udara baru di tenggara dari Ayn al-Arab yang mengangkangi perbatasan Turki, sedang dibangun.

Korea Selatan-AS Kick Off Latihan Terbesar dalam Sejarah


as-korea
Korea Selatan dan Amerika Serikat melakukan kick off latihan militer gabungan terbesar dalam sejarah latihan yang pernah dilakukan kedua negara tersebut. Latihan hampir pasti memanaskan situasi yang sudah panas di Semenanjung Korea.
Latihan gabungan dengan sandi Key Resolve dan Foal Eagle dilakukan dengan scenario penghancuran senjata pemusnah massal Pyongyang.
Sebanyak 15.000 tentara AS bergabung sekitar 290.000 tentara Korea Selatan dalam latihan yang akan berlangsung hingga 30 April. Washington sebenarnya mengirim pasukan empat kali lebih sedikit dibandingkan tahun lalu, tetapi Korea meningkatkan 1,5 personelnya yang ikut dalam latihan.
Selama latihan, Amerika Serikat dan Korea Selatan akan menerapkan rencana operasional baru mereka, yaitu Oplan 5015, yang membayangkan serangan pencegahan terhadap Korea Utara. AS diperkirakan akan mengerahkan kapal induk bertenaga nuklir dan kapal selam dalam latihan ini.

Selasa, 16 Februari 2016

Kapok dengan F-35, Pesawat Generasi Keenam Balik ke Gaya Lama

generasi keenam
Pentagon kemungkinan besar tidak akan mengulangi kesalahan pembangunan F-35 untuk pengembangan jet tempur generasi keenam. Pesawat ini tidak akan dikembangkan untuk melayani semua angkatan seperti halnya Lighting II.
Jet tempur generasi berikutnya kemungkinan akan diracang terpisah untuk Angkatan Laut dan Angkatan Udara. Pengaton mengakui kedua layanan ini memiliki persyaratan sendiri yang saling berbeda
“Angkatan Udara dan Angkatan Laut akan memiliki persyaratan misi yang unik dalam beberapa dekade mendatang,” kata Letnan Jenderal James “Mike” Holmes, Wakil Staf Angkatan Udara untuk Perencanaan dan Persyaratan Jumat 13 Februari 2016. Jet tempur generasi keenam akan menggantikan F-22 Angkatan Udara dan F / A-18 Super Hornet milik Angkatan Laut di tahun 2030-an.

Senin, 11 Januari 2016

Amerika Kembali Dihadapkan pada Krisis Kapal Induk

kapal induk amerika 2
Angkatan Laut Amerika kembali akan dihadapkan pada krisis kapal induk. Dua daerah yang sedang tegang yakni Asia Pasifik dan Timur Tengah kemungkinan akan mengalami kekosongan kelompok tempur kapal induk dalam beberapa minggu bahkan bulan di musim semi 2016 ini.
Perencana militer sedang mempertimbangkan apakah akan memilih menempatkan kapal induk di Timur Tengah guna mengintensifkan serangan ke ISIS dan memantau ketegangan Iran-Arab Saudi. Atau menempatkan di Pasifik yang makin panas setelah Korea Utara melakukan uji bom hydrogen.

Jumat, 08 Januari 2016

Untuk Mempertahankan Dominasi Laut, AS Butuh 350 Kapal

us navy
Dengan kekuatannya sekarang ini, Angkatan Laut AS tidak mampu melawan ancaman global yang terus meningkat. Demikian ditulis Seth Cropsey, mantan Asisten Menteri Pertahanan dalam artikelnya di Wall Street Journal Jumat 8 Januari 2016.
Cropsey kini menjabat sebagai Direktur Hudson Institute’s Center for American Seapower mengatakan armada angkatan laut AS saat ini hanya terdiri dari 272 kapal atau hanya setengah dari kekuatan 30 tahun yang lalu.

Senin, 28 Desember 2015

Terungkap, Penembakan Boeing 747 Korea Selatan Oleh Soviet adalah Kecelakaan (Busuknya Amerika)

korea

Kementerian Luar Negeri Jepang akhirnya membuka dokumen diplomatik tentang penembakan pesawat Korean Air Boeing-747 oleh pesawt Uni Soviet. Yang mengejutkan dokumen itu membuktikan bahwa salah satu insiden paling mematikan terhadap pesawat sipil itu merupakan kecelakaan dan tidak ada unsur kesengajaan. Hal ini bertentangan dengan apa yang disebut Amerika sebagai tindakan “barbarisme” untuk meyakinkan dunia dalam beberapa dekade.

Pada tanggal 1 September 1983 pesawat Uni Soviet menembak jatuh Penerbangan 007 Korean Air di Pulau Sakhalin saat dalam perjalanan dari New York ke Seoul melalui Anchorage, Alaska. Bencana itu merenggut 269 nyawa penumpang dan awak kapal.

Amerika Tetap ‘Lord of War’


tank abram
Amerika Serikat tetap pengekspor senjata terkemuka di dunia, sementara industri pertahanan Rusia terus ada di tempat kedua. Amerika memimpin pemasok persenjataan dunia dengan meraup penjualan sebesar US$36,2 miliar pada 2015 dan mengendalikan lebih dari 50 persen dari pasar. Mengacu pada sebuah film tentang penjual senjata gelam di dunia, Amerika layak disebut sebagai ‘Lord of War’
New York Times melaporkan Senin 28 Desember 2015 kenaikan penjualan senjata ke asing ini meningkat dari US$26,7 miliar pada 2013. Peningkatan terjadi karena kontrak-kontrak besar dengan Korea Selatan, Arab Saudi dan Qatar.

Selasa, 22 Desember 2015

S-400 Menyebar ke Mana-Mana, Pentagon Hadapi Mimpi Buruk


S-400 Rusia
S-400 Rusia
Washington sangat khawatir dengan banyaknya negara yang menginginkan untuk bisa mengakuisi sistem pertahanan udara S-400 Rusia. Berkembang-biaknya sistem pertahanan rudal paling canggih Rusia tersebut dipastikan akan menjadikan Amerika akan sangat kesulitan untuk melakukan misi serangan.
“Washington tidak senang hal itu karena [S-400] bisa menimbulkan kerugian besar pada angkatan udara Amerika Serikat dan sekutunya,” kata analis militer Marco Maier dalam tulisannya di Contra Magazin Selasa 22 Desember 2015.

Jumat, 18 Desember 2015

AS Dikabarkan Bangun Pangkalan Udara di Suriah


f-16 ldldAmerika serikat dikabarkan merekonstruksi pangkalan udara bekas yang ada di di provinsi Hasakah di timur laut Suriah untuk mendaratkan jet tempur dan pesawat pasokan ada sebagai bagian dari misi serangan terhadap ISIS.
Menurut Surat Kabar Lebanon  Bandara Abu Hajar yang ada di provinsi Hasakah di timur laut Suriah, saat ini berada di bawah kendali Unit Pertahanan Rakyat Kurdi (YPG). Pemerintah Suriah belum memberikan izin AS untuk memiliki pangkalan di Suriah atau melaksanakan serangan udara di sana.

Kamis, 03 Desember 2015

AS Kirim 200 Peralatan Militer ke Lithuania


amerikaAmerika Serikat akan mengerahkan sekitar 200 buah peralatan militer di Lithuania. Kementerian Pertahanan Lithuania mengatakan perangkat keras militer tersebut akan ditempatkan di Lithuania untuk latihan dengan pasukan Lithuania.
Kementerian Pertahanan Lithuania sebagaimana dikutip Ria Novosti Kamis 3 Desember 2015 menambahkan bahwa pada bulan Desember ini, sekitar 50 unit peralatan militer AS, termasuk tank tempur utama Abrams dan kendaraan tempur infanteri Bradley, akan ditempatkan di kabupaten Mumaiciai Lithuania, sebagai bagian dari apa yang disebut Eropa Activity Set.

Selasa, 01 Desember 2015

Amerika Mundur dari Laut China Selatan?

rosevlet
Setelah cukup agresif di Laut China Selatan untuk mengimbangi  Beijing, analis lembaga think tank yang berbasis di Washington Heritage Foundation Dean Cheng menyebut Amerika saat ini terus mundur dari kawasan tersebut.
Amerika Serikat telah menolak mengakui klaim kedaulatan China di Laut China Selatan, di mana beberapa negara di kawasan itu memiliki klaim yang tumpang tindih.
Bulan lalu, sebagai tantangan untuk klaim China, Washington mengirimka kapal perang USS Lassen dalam jarak 12 mil laut dari pulau buatan yang dibangun Beijing di Laut Cina Selatan.
Sekitar seminggu kemudian, Menteri Pertahanan AS Ash Carter mengatakan kapal induk USS Theodore Roosevelt dioperasikan dalam jarak 200 mil dari pulau-pulau buatan. Pada saat itu, Carter menegaskan kembali komitmen Washington untuk kebebasan navigasi di laut.
“Sayangnya, jika beberapa laporan baru-baru ini yang dapat dipercaya, transit kapal Amerika ini tidak menunjukkan bahwa Amerika kuat tetapi lemah,” tulis Cheng dalam sebuah opini yang diterbitkan Defense News Minggu 30 November 2015.

Minggu, 22 November 2015

AS Blokir Pembelian T-50 Uzbekistan


fa-50Amerika Serikat baru-baru ini memblokir rencana Uzbekistan untuk membeli 12 jet latih T-50 Korea Selatan. Rencana awal pesawat akan dijual dengan haga masing-masing US$ 34 juta termasuk pelatihan, suku cadang, dan beberapa dukungan teknis.
Amerika Serikat bisa memblokir penjualan T-50 karena pesawat ini menggunakan mesin jet dan banyak elektronik buatan Amerika yang menjadikan Korea harus mendapatkan izin ketika harus menjual pesawat tersebut. Sebelumnya Indonesia, Irak, Filipina dan Thailand juga telah membeli T-50 tanpa masalah. Negara-negara ini dianggap tidak menimbulkan risiko pencurian teknologi.

Kamis, 12 November 2015

75% Bantuan Militer AS Mengalir ke 2 Negara Ini


pangkalan f-16Pada 2013 4 lalu, pemerintah Amerika mengalokasikan dana sekitar US$5,9 miliar atau sekitar Rp79,6 triliun untuk bantuan militer asing. Dari jumlah itu Israel dan Mesir menerima sekitar 75% dari total bantuan.
Menurut laporan Foreign Assistance 2015,  Israel yang merupakan sekutu utama Amerika di Timur Tengah menerima US$3,1 miliar atau sekitar Rp41,8 triliun. Sementara Mesir menerima US$1,3 miliar atau sekitar Rp17,5 triliun.

Kamis, 05 November 2015

Fustrasi Nunggu F-35C, US Navy Minta 36 Super Hornet



super hornet
Angkatan Laut AS sepertinya sudah frustasi menunggu F-35 yang begitu lama terlambat. Mereka kini menekankan keinginan mereka untuk membeli lebih banyak Boeing F / A-18E / F super Hornets untuk menghadapi tuntutan operasional yang lebih tinggi.

Kamis, 22 Oktober 2015

Soal F-35, Pentagon Semakin Tersudut


f-35
Desakan kepada Pentagon untuk mengurangi pembelian F-35 semakin santer. Sinyal kuat disampaikan Ketua Komite Pertahanan Senat AS John McCain. Dan ini menjadikan Pentagon semakin tersudut.
Dalam komentar singkat kepada wartawan, McCain memberi sinyal bahwa rencana total 2.443 pesawat, yang terdiri dari tiga varian untuk Angkatan Udara, Marinir dan Angkatan Laut  telah jauh melebihi anggaran. Dia mengatakan bahwa kenaikan biaya dalam program ini berarti menjadikan jet yang mampu juga akan lebih sedikit.

Selusin A-10 Merapat ke Turki

a-10
Militer AS mengerahkan pesawat serangan darat A-10 ke pangkalan udara Incirlik di Turki. “Ada A-10 tiba dan menjadi adalah bagian dari rotasi biasa yang direncanakan,” kata , juru bicara Departemen Pertahanan AS Peter Cook Selasa 20 Oktober 2015.

Jumat, 09 Oktober 2015

Washington: Lihat Saja, Beberapa Hari Lagi Rusia Akan Menderita


Menteri Luar Negeri AS Ash Carter mengatakan,
Menteri Luar Negeri AS Ash Carter mengatakan,
Amerika benar-benar belum bisa menerima operasi udara yang digelar Rusia di Suriah karena tidak hanya menyasar target ISIS tetapi juga kelompok pemberontak yang didukun Washington dan dikenal dengan istilah oposisi moderat. Bahkan Menteri Luar Negeri AS Ash Carter mengatakan, Rusia akan membayar harga karena meluncurkan serangan udara untuk mendukung rezim Assad.

Kamis, 03 September 2015

Pentagon Tengah Memantau Ketat Kapal Rusia Ini


Kapal penelitian Yantar Rusia
Kapal penelitian Yantar Rusia
Kapal Rusia, Yantar sedang mendapat pantauan ketat dari Amerika Serikat. Pentagon mengerahkan kapal Angkatan Laut, pesawat terbang hingga satelit untuk menguntit pergerakan kapal yang tengah ada di perairan internasional Samudera Atlantik.