Tampilkan postingan dengan label MENHAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MENHAN. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 April 2016

Menhan RI Tinjau Pembangunan Pesawat Tempur T-50 Produksi KAI Korea Selatan

Kujungan dinas Menhan di Korea Selatan

Disela-sela kunjungan kerja ke Korea Selatan, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu meninjau fasilitas Korea Aerospace Industries (KAI) Korea Selatan dan melihat perkembangan pembangunan pesawat tempur T-50 Golden Eagle yang telah dipesan Indonesia.

Saat tiba di fasilitas KAI, Sachon, Korea Selatan, Kamis (24/3) Menhan RI di terima oleh Presiden Direktur KAI Ha. Sung Yong. Dalam kunjungannya Menhan RI mengharapkan untuk pelaksanaan pembangunan pesawat tempur T 50 Golden Eagle tidak ada masalah. Saya rasa Korea Selatan akan memberikan kontribusi sehingga semua proses akan berjalan lancar.

Saat itu juga Menhan Ryamizard mengatakan Indonesia telah bersahabat dengan negara Korea Selatan. Bentuk persahabatan ini dibuktikan dengan alih teknologi. Mungkin nanti juga untuk pengadaan radarnya perlu dikoordinasikan lagi.

Kamis, 07 April 2016

Menhan Ingin Siagakan Kapal Selam di Alur Laut Indonesia

KRI John Lie and KRI Nanggala (photo : defence.pk)

Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengutarakan keinginannya agar di TNI Angkatan Laut menempatkan kapal selam di setiap Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI).

Ryamizard berkata, hal tersebut seharusnya dapat terwujud jika kapal selam yang dipesan TNI AL dan Kementerian Pertahanan telah datang dalam satu hingga dua tahun ke depan.

"Kami tidak ingin kapal selam terpusat di Surabaya. Kalau setahun atau dua tahun lagi TNI AL punya kapal selam baru, setiap alur laut akan kami taruh," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (7/4).

Selasa, 29 Maret 2016

Indonesia Pinjam US$ 850 Juta Untuk Membeli Su-35

SU 35

M
enteri Pertahanan Indonesia, Ryamizard Ryakudu akan menandatangani kontrak pembelian pesawat tempur Su-35 saat berlangsungnya pertemuan para pejabat penting di KTT Rusia-ASEAN yang akan diselenggarakan di Moskow pada 4-5 April 2016.

Ini bukanlah pertama kalinya Indonesia mengumumkan penandatanganan kontrak ini. Pada akhir tahun 2015, Menteri Pertahanan Indonesia mengatakan Presiden Indonesia Joko Widodo memberinya perintah langsung untuk membeli Su-35 untuk menggantikan pesawat tempur F-5 Tiger yang sudah tua.

Kepala Staff Angkatan Udara Agus Supriatna menyatakan Kementerian Pertahanan telah menyetujui pembelian 12 Su-35, permintaan tersebut sudah diteruskan kepada lembaga negara BAPPENAS, yang mengatur pembiayaan proyek-proyek jangka panjang, termasuk bidang Pertahanan.

Jumat, 25 Maret 2016

Menhan Ryamizard Bakal ke Pakistan Mei Mendatang


  antara
Bahas Jet Tempur dan DeradikalisasiMenteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu bersama Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo

Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu akan mengadakan lawatan ke Pakistan untuk meningkatkan kerja sama kedua negara di bidang pertahanan dan keamanan, kata Duta Besar Pakistan untuk Indonesia Mohammad Aqil Nadeem, di Jakarta, Rabu.

"Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dijadwalkan mengadakan kunjungan tiga hari pada bulan Mei," kata Dubes Aqil Nadeem dalam wawancara dengan Antara sehubungan dengan Hari Nasional Republik Islam Pakistan yang jatuh pada 23 Maret 2016.

Menhan Ryamizard akan mengadakan kunjungan kehormatan kepada Perdana Menteri Nawaz Syarif dan para sejawatnya.

Kapal Selam yang Dipesan RI dari Korsel Mulai Melaut

Laporan Dari SeoulKapal Selam pesanan Indonesia [epa.eu]

Kapal selam dengan kode Hull Number H.7712 tersebut meluncur ke lautan di Demaga Okpo (24/3/2016). Seketika, air biru terbelah jadi dua dengan deburan yang slow motion.

Disaksikan Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, bersama Dubes RI John A Prasetio, dan Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi, kapal selam pertama dari 3 unit pesanan Indonesia itu memulai kariernya dalam mengamankan teritorial Indonesia.

Proses pembangunannya telah dimulai sejak tahun 2013 di galangan kapal Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) Okpo, Korea Selatan. Semua prosesnya di bawah kendali pengawasan Satuan Tugas Proyek Pengadaan Kapal Selam (Satgas Yekda KDSE DSME209) yang dipimpin oleh Kolonel Laut (P) Iwan Isnurwanto, M.A.P., M.Tr (Han).

Jumat, 04 Maret 2016

Jokowi Setujui Pembelian Sukhoi Su-35

Pesawat Su-35 mampu membawa rudal Novator 3M-54 Klub/Kalibr rudal udara ke permukaan berdaya jangkau 300 km dengan hulu ledak 400 kg dan berkemampuan sea skimmer ini mampu melumpuhkan kapal induk (photo : Said Aminov)

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan Presiden Joko Widodo telah menyetujui pembelian pesawat tempur asal Rusia, Sukhoi Su-35. Meski demikian pembelian akan dilakukan secara bertahap. "Kami pastikan dulu harga sebenarnya berapa, nanti kepastiannya akhir saat saya kunjungan kerja ke Moskow, Rusia. Baru jelas," kata Ryamizard di Balai Media Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Jumat, 4 Maret 2016.

Soal jumlah yang akan dibeli, Ryamizard mengatakan sama seperti rencana sebelumnya. "Pemerintah hanya akan membeli 8-10 unit Sukhoi Su-35 dulu, perawatan aset yang ada diutamakan," katanya.

Rabu, 02 Maret 2016

DPR Sahkan Dua UU Kerja Sama Pertahanan

Dikembangkan serta diperkuat berdasarkan hubungan saling menguntungkanIlustrasi kerjasama yang berbuah ToT

Rapat Paripurna DPR mengesahkan dua Rancangan Undang-Undang menjadi Undang-Undang terkait kerja sama pertahanan antara Republik Indonesia-Jerman dan Republik Indonesia-Republik Rakyat Tiongkok.

"Apakah kedua RUU tersebut dapat disetujui menjadi Undang-Undang," kata Wakil Ketua DPR Fadli Zon dalam Rapat Paripurna DPR, Gedung Nusantara II, Jakarta, Selasa.

Setelah itu seluruh anggota DPR yang hadir dalam Rapat Paripurna itu menyatakan setuju kedua RUU itu disahkan menjadi UU.

Salah satu agenda Paripurna DPR tersebut adalah pengambilan keputusan terhadap RUU tentang Pengesahan Persetujuan antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok tentang Kerja Sama Aktivitas dalam Bidang Pertahanan.

Mentri Pertahanan Pantau Transfer Teknologi Jet Tempur Korsel-Indonesia

Menteri Pertahanan Ryamizard Rycudu menyatakan akan terus memantau proses transfer teknologi terkait proyek pengembangan pesawat tempur Korea Fighter Xperiment/Indonesia Fighter Xperiment (KF-X/IF-X) yang kini dikerjakan Korea Selatan bersama Indonesia.

“Bulan ini saya mau cek. Saya mau tahu langsung. Transfer teknologi harus berjalan sampai Indonesia mampu membuat (pesawat tempur) sendiri,” kata Ryamizard di Jakarta.


Mentri Pertahanan Pantau Transfer Teknologi Jet Tempur Korsel-Indonesia

Sementara itu, Korea Selatan dan Indonesia telah mulai menggelar pembicaraan trilateral dengan Amerika Serikat, pekan terakhir Februari, terkait transfer teknologi jet tempur dari raksasa dirgantara AS, Lockheed Martin.

Kamis, 25 Februari 2016

TNI Rencanakan Bangun Pangkalan Udara di Biak, Merauke Dan Morotai


TNI tengah merencanakan pembangunan pangkalan udara di Kawasan Indonesia Timur seperti Biak, Morotai dan Merauke (photo : Kaskus Militer)

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan, pihaknya tengah merencanakan pembangunan pangkalan udara di Kawasan Indonesia Timur seperti Biak, Morotai dan Merauke. Pasalnya, wilayah udara di Jawa dianggap sudah terlalu padat dengan estimasi 1200 penerbangan setiap hari yang melalui Pantai Utara.

“Ini yang tidak benar, maka dengan demikian untuk melancarkan penerbangan untuk ekonomi juga dan untuk pilot setiap saat bisa terbang dan berlatih, maka akan kami kembangkan (pangkalan udara). Ada Biak  ada Morotai, ada Merauke dan sebagainya,” kata Gatot di Kantor Presiden, Jakarta sebagaimana dikutip dari laman Sekretariat Kabinet, Rabu, 24 Februari 2016.

Kamis, 18 Februari 2016

Perkuat Surveillance di Perbatasan, Menhan Pesan Drone Rajawali 330

P_20160216_143512
Koleksi drone alias UAV (Unmanned Aerial Vehicle) pesanan untuk TNI dari Kementerian Pertahanan bakal tambah beragam lagi, setelah ada Wulung dan Aerostar, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengungkapkan bahwa pihaknya akan menambah empat unit drone Rajawali 330 produksi PT Bhinneka Dwi Persada (BDP). Sama halnya dengan Wulung dan Aerostar, Rajawali juga mengusung mesin tunggal propeller dengan dimensi yang lebih kecil.

Menhan Tetap Minta ToT Pembelian Sukhoi Su-35

Pesawat Sukhoi Su-35 (photo : Vitaly Kuzmin)

Beli Sedikit, Menhan Ngotot ToT Pembelian Sukhoi Su-35 

TEMPO.CO, Changi - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan pemerintah Rusia memastikan adanya transfer of technology (ToT) atau sistem transaksi offset dalam pembelian pesawat tempur Sukhoi Su-35. Hal ini dijamin meski rencananya pemerintah hanya bakal memesan paling banyak 10 unit atau lebih sedikit dari jumlah satu skuadron sebanyak 16 unit.

"Tak apa-apa. Mereka (Rusia) senang kok, daripada tak ada yang beli," kata Ryamizard di sela acara Singapore Airshow, Selasa, 16 Februari 2016.

Selasa, 16 Februari 2016

Sukhoi Su-35 tidak diadakan sekaligus

Beautifully Deadly [RAAF]

Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, menyatakan, program pembelian pesawat tempur baru Sukhoi Su-35 Flanker E tidak dilakukan sekaligus sebanyak satu skuadron penuh.

Di sela-sela kunjungannya di Singapore Air Show 2016, di kawasan Changi, Singapura, Selasa, dia menyatakan, “Nanti di Rusia, insya Allah.

Membeli pesawat tempur seperti Sukhoi ini harus pandai-pandai, kecil-kecilan dulu. Kalau beli sekarang, unitnya baru datang lima tahun lagi. Selama lima tahun itu, pasti dibuat yang baru, yang lebih canggih; nach itulah,” kata dia.

Dia menegaskan, pembelian pesawat tempur sudah dipastikan bersama dengan sistem kesenjataannya, termasuk peluru kendali dan sistem avionika serta sistem-sistem lain.

Sukhoi Su-35 Flanker E disebut-sebut sebagai “calon kuat” pengganti F-5E/F Tiger II dari Skuadron Udara 14 TNI AU yang selama ini berpangkalan di Pangkalan Udara Utama TNI AU Iswahyudi, Madiun, Jawa Timur.

Selain Sukhoi Su-35 Flanker E, terdapat beberapa nama yang mengajukan diri sebagai alternatif, yaitu JAS39 Gripen A/B atau malah JAS39 Gripen NG dari Saab, Swedia, dan F-16 Blok 60 Viper dari Lockheed Martin, Amerika Serikat.

Di ASEAN, Angkatan Udara Kerajaan Thailand mengoperasikan JAS39 Gripen A/B, sementara Singapura mengandalkan kekuatan udara pada trio F-15 SG Strike Eagle, F-16 Block 50+ dan 52+ Fighting Falcon.

  Antara 

Indonesia Set to Buy Chinooks

Some 55 years after its first flight, Boeing’s CH-47 heavy-lift helicopter remains in production. If the parties conclude a proposed deal, as many as eight more soon may be going to Indonesia, Boeing’s Jeff Kohler acknowledged yesterday at Singapore Airshow 2016. Chinooks Singapore [ainonline]

Indonesia looks set to become the 24th country to acquire the Boeing CH-47 Chinook. “They have asked the U.S. government for a Letter of Offer, and I’m meeting them here,” said Jeff Kohler, v-p global sales for Boeing Defense, Space & Security yesterday. The number required was still uncertain, he added. Previous media reports about this potential sale have speculated on four to eight helicopters.

Reviewing other sales prospects in the Asian region at a media roundtable, Kohler said that Japan would probably buy “a few more” V-22 Ospreys. That country became the first international customer for the tilt-rotor last June, with an order for five. At that time, the U.S. Defense Security Cooperation Agency notified Congress of the potential sale involving 17 going to Japan. But Boeing officials freely admit, the sticker price is an initial hurdle to overcome. Kohler said the company was crafting a multi-year buy proposal for the Pentagon that would increase the scope for international buys. Singapore had expressed some interest, he added.

Selasa, 09 Februari 2016

Rusia Indonesia Bertukar Informasi Intelejen dan Tawarkan Alutsista Canggih

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Pandjaitan mengatakan kunjungan Sekretaris Dewan Keamanan Rusia ke Indonesia untuk membahas kerja sama pertahanan antar kedua negara. Selain bertukar informasi intelejen soal terorisme, Rusia juga menawarkan beberapa alutsista buatan mereka.

Rusia Indonesia Bertukar Informasi Intelejen dan Tawarkan Alutsista Canggih

Menkpolhukam mengatakan pihaknya sepakat saja jika Rusia memang menawarkan beberapa alat utama sistem persenjataan. Namun, Indonesia tidak mau hanya membeli, tetapi harus ada juga transfer pengetahuan dalam pembelian alutsista tersebut.

Maret Menhan Dipastikan Tandatangani Kontrak Pembelian Sukhoi SU-35

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu akan melakukan kunjungan kerja ke Moscow, Rusia, pada bulan Maret mendatang. Kunjungan ke Rusia ini, untuk memenuhi undangan sebagai pembicara dalam sebuah acara di Rusia.

“Selain itu, saya akan teken kontrak pembelian Sukhoi SU-35,” ujar Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, usai melakukan pertemuan dengan Sekretaris Pertahanan Rusia di kantor Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Jakarta, Selasa, 9/2/2016.


Maret Menhan Dipastikan Tandatangani Kontrak Pembelian Sukhoi SU-35

Ryamizard Ryacudu mengatakan pemerintah hanya akan membeli delapan hingga sepuluh jet tempur Sukhoi SU-35, meski kebutuhan TNI AU adalah satu skadron atau 14-16 pesawat.

Selasa, 22 Desember 2015

Menhan Heran Pesawat dari Korsel 'Berjatuhan', Dulu di Langkawi Kini di Yogya

Menhan Heran Pesawat dari Korsel Berjatuhan, Dulu di Langkawi Kini di Yogya  
Menhan Ryamizard Ryacudu di Sydney, Senin (21/12/2015). Foto: Fajar Pratama/detikcom
Sydney - Ada benang merah yang ditarik Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dari insiden jatuhnya pesawat tempur latih T-50i Golden Eagle di Yogayakarta. Ada dua pesawat TNI buatan Korsel yang jatuh dalam waktu berdekatan.

Kamis, 10 Desember 2015

Sudah Saatnya Pakai Alutsista Buatan Dalam Negeri

N219 PT DI

Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu, mengemukakan, sudah waktunya bangsa ini menggunakan Alutsista produksi dalam negeri. Bangsa ini jangan lagi bergantung pada alutsista impor atau produk negara lain.

"Alutsista harus produk dalam negeri. Kita harus bisa produk sendiri. Kita sangat bisa," kata Ryamizard dalam silahturami dengan Forum Pemred di kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan), Kamis (10/12) malam.

Ryamizard didampingi Sekjen Kemhan Ediwan P dan para pejabat di lingkungan Kemhan.

Sementara dari Forum Pemred, hadir Suryapratomo (Ketua), Budiman Tanurejo (Kompas), Primus Dorimulu (Suara Pembaruan/Investor Daily/Beritasatu.com) dan sejumlah pemred lainnya.

Selasa, 08 Desember 2015

Menhan Yakin Piranti Antisadap Buatan Dalam Negeri Jaminan Mutu

Menhan Yakin Piranti Antisadap Buatan Dalam Negeri Jaminan Mutu
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Peserta calon kader pembina bela negara berfoto bersama usai acara pembukaan pelatihan di Badiklat Kemhan, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2015). Menhan membuka kegiatan pembentukan kader pembina bela negara di 45 kabupaten/kota di Seluruh Indonesia, yang diikuti 4500 kader. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Teuku Muh Guci S
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Penyadapan yang dilakukan Australia terhadap Indonesia, konon disebabkan proteksi keamanan dalam negeri terhadap asing masih lemah.
Alasan ini menjadi dasar Pemerintah Indonesia memperkuat proteksi kerahasiaan negara baik berupa data maupun pembicaraan elitenya lewat cara memperkuatkan teknologi komunikasi dalam negeri.

Kamis, 03 Desember 2015

Kemenhan Akan Pasang Drone dan Tambah Pasukan di Wilayah Perbatasan

Kemenhan Akan Pasang Drone dan Tambah Pasukan di Wilayah Perbatasan
Jakarta - Terwujudnya pertahanan negara Indonesia salah satunya dengan pembangunan di daerah-daerah perbatasan. Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan salah satu strateginya adalah dengan menyediakan drone untuk menjaga wilayah perbatasan.

"Ada pos-pos jalur patroli dan itu musti Ada drone. Kalau ada itu di perbatasan semua daerah bisa terkontrol dan itu menjadi salah satu strategi penguatan militer," kata Ryamizard kepada wartawan di sela Rakornas Pertahanan Negara, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (3/12/2015).

Senin, 30 November 2015

Jual Jet Su-35 ke Indonesia & China, Rusia Raup Rp27 Triliun



http://assets.kompas.com/data/photo/2015/09/14/1721553Su-35-cutaway780x390.jpg
JAKARTA - Indonesia dan China resmi membeli pesawat jet tempur Rusia paling canggih, Su-35. Total nilai kontrak yang menguntungkan Rusia dari penjualan pesawat jet Su-35 itu mencapai USD2 miliar atau lebih dari Rp27 triliun.

Indonesia resmi membeli pesawat jet Su-35 Rusia setelah Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, meneken dokumen kontrak jual-beli alutsita itu beberapa waktu lalu. Indonesia membutuhkan pesawat tempur canggih tersebut untuk menggantikan pesawat F-5 Amerika Serikat (AS) atau dikenal sebagai pesawat tempur Tiger II yang memang sudah tua.