Minggu, 03 Agustus 2014

NATO tidak siap hadapi ancaman Rusia

Konflik di Ukraina, menurut laporan Komite Pertahanan, menjadi bukti ketidaksiapan NATOrusiaKesiagaan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) amat lemah ketika salah satu negara anggotanya diserang Rusia, kata laporan Komite Pertahanan parlemen Inggris.

Komite yang beranggotakan sejumlah anggota Majelis Rendah parlemen Inggris tersebut merujuk konflik di Ukraina sebagai bukti kekurangan NATO.

Libya sekarang lebih buruk dari pada masa Gaddafi"


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgFUVhuJnT6G1UvSb5lmpyQt6bDeo3WsHXJEGm3xZlg5YoTa3DplWcDsp3UKF4HyeGwN862wxarmhU8jPkVQkfXUYvy_t7Fc54nFQBMtoWrX0V-2zzRa3BMnsZ1R7JkUQ5qgQAeUSaGyW4/s1600/Anoa+RCWS+Garuda+Militer.gifBangkai pesawat yang terbakar terlihat usai terjadi serangan di Bandara Internasional Tripoli, Libya, Senin (21/7). (REUTERS/Hani Amara)

L
ibya mengalami perang saudara yang "jauh lebih buruk" daripada kerusuhan yang menggulingkan diktator Moamer Gaddafi pada tahun 2011, kata penduduk yang melarikan diri dari negara itu, Sabtu.

F-16 C/D Block 52ID: Welcome The New Indonesian Fighting Falcon


6989287_20140725125054

DS 30B REMSIG 30mm: Dibalik Kecanggihan Kanon PSU di Korvet Bung Tomo Class TNI AL

ac

Jenasah Osama Tidak Ditenggelamkan ke Laut

Jenazah Osama bin Laden Dibakar, Bukan Dibuang ke Laut Osama_bin_ladenJASAD Osama bin Laden yang lenyap, setelah kematiannya, terus dipertanyakan. Sebuah email rahasia bocor dari perusahaan analisis intelijen yang mengatakan tubuh pentolan teroris yang menggetarkan AS itu, sebenarnya dikirim ke AS untuk dikremasi (dibakar), bukan dikuburkan di laut, sebagaimana diberitakan selama ini.

Osama bin Laden tewas pada 1 Mei 2011 dalam sergapan Team Six Navy SEAL Amerika Serikat, di kompleks persembunyiannya yang dirahasiakan di di Abbottabad, Pakistan, Pakistan.

Dua KCR-40 TNI AL Selesaikan Uji Coba Sistem Rudal C-705 KRI Clurit 641

KRI Clurit 641

Dua Kapal Cepat Rudal (KCR) Kelas KCR-40 TNI AL, KRI Clurit 641 dan KRI Kujang 642, berhasil melaksanakan kegiatan HAT (Harbour Acceptance Test) dan SAT (Sea Acceptance Test) Fire Control System (FCS) Rudal C-705 dan Combat Management System (CMS) meriam NG-18 6 Barrel kaliber 30 mm. Rangkaian kegiatan SAT meliputi anti surface real target test, missile anti surface real target test, anti air real target, moving base alignment for missile dan naval gun firing test.

Rudal Baru China Bisa Melesat Sampai Amerika


Rudal DF-41 bisa membawa 10 hulu ledak nuklir. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhj0cFcySeyprEpPtlJzPb2O38fk8NX8KUo9podkRzyQuQRRM3QjM1GC7hQsUgTOMBxknGNNRdBXTzZ31tOVZdzavc0oi8U6L5gqR0yuhBw04dOCuDT23fF2N_P-bjtJIuJOu3Go56r07o/s1600/Rudal-Balistik-Dongfeng-41-china.jpgRudal DF41 (Google)

Pemerintah China mengungkapkan teknologi baru rudal balistik antarbenua yang selama ini dirahasiakan. Rudal yang mampu membawa hulu ledak nuklir ini adalah generasi terbaru yang bisa melesat hingga ke kota-kota di Amerika Serikat.

Hal ini disampaikan di situs pusat pengawasan lingkungan China di Shaanxi pada laman Global Times, dikutip Channel News Asia, Jumat 1 Agustus 2014. Disebutkan bahwa fasilitas militer di kota itu tengah mengembangkan rudal Dongfeng-41 (DF-41).