Selasa, 18 November 2014

China Tampilkan J-31 dalam Airshow China 2014 J-31 saat Airshow China 2014

J-31 saat Airshow China 2014

China secara resmi menampilkan pesawat tempur siluman generasi kelima Shenyang J-31 Shen Fei (Falcon Eagle) dalam pameran dirgantara The 10th China International Aviation & Space Exhibition atau yang lebih dikenal sebagai Airshow China 2014 di Zhuhai, selatan China, pekan lalu. J-31 dianggap sebagai produk unggulan China untuk bersaing dengan pesawat tempur F-35 Lightning II Amerika Serikat di pasar pesawat tempur dunia.

Kamis, 13 November 2014

Belanda Aktifkan Skadron Pesawat Tempur F-35



F-35A Belanda

Angkatan Udara Kerajaan Belanda (RNLAF) mengaktifkan skadron pesawat tempur F-35A Lightning II Multirole pertamanya.

Senin, 10 November 2014

Mengintip Kecanggihan Kapal Perang Rusia di Tanjung Priok


Kapal latih tempur Rusia Yaroslav Modri yang sedang singgah di Tanjung Priok, Jakarta. | (Sindonews /

Su-35, JAS-39 Gripen, dan F-16 Block 52 Kandidat Pengganti F-5 Tiger

F-5 Tiger TNI AU


TNI AU segera akan memiliki pesawat tempur canggih pengganti pesawat serang ringan F-5 E/F Tiger II yang telah digunakan selama tiga dekade. Tiga pesawat tempur yang masing-masing berasal dari Rusia, Swedia dan Amerika Serikat telah menjadi kandidat untuk menggantikan armada tua dari Skadron 14 TNI AU yang berbasis di Madiun, Jawa Timur. Mereka tak lain adalah Su-35, JAS-39 Gripen dan F-16 Block 52+.

Rabu, 05 November 2014

PT.DI dan Bell Helicopter Semakin Erat

Pada hari ini, Rabu tanggal 5 Nopember 2014, bertempat di Kemayoran Jakarta berlangsung penandatanganan kerja sama antara PT. Dirgantara Indonesia (Persero)  (PTDI) dengan Bell Helicopter Textron Inc Amerika Serikat (BHTI) yang meliputi Industrial & Commercial Agreement (ICA) dan Certified Maintenenace Center (CMC) di booth PTDI pada acara pameran Indodefence 2014.


Senin, 03 November 2014

★ Anoa Menjadi Amfibi


Memperoleh pesanan ratusan unit, tidak membuat PT.Pindad berhenti mengembangkan evolusi Ranpur Anoa.

Setelah berhasil memadukan pelindung keramik tambahan, kini Pindad beranjak ke evolusi selanjutnya. Yaitu menjadikan Anoa spesies Amfibi.

Dan inilah dia prototipe pertama Anoa Amfibi




Prototipe pertama yang belum memiliki nama resmi ini, secara terbatas telah dipamerkan di sebuah acara di Sespim Polri Bandung beberapa waktu lalu. ARC pun berupaya mencari lebih tahu spesifikasi teknis ke kru Pindad.

Menurut informasi terbatas yang diperoleh, Pindad melakukan upaya Re-enginering untuk membuat Anoa amfibi ini.

Selain tentunya memasang perangkat yang dibutuhkan seperti Propeler di bagian belakang serta penahan ombak di bagian depan.

Dari foto yang terlihat, Propeler yang terpasang memang cukup besar, namun bisa dilipat.
ARC juga diberi kesempatan melihat video uji coba yang dilakukan di Danau di Jatiluhur, Jawa Barat. Tampak sang Anoa melaju dari daratan menuju danau lalu mengapung. Sejurus kemudian Anoa itu melaju dan membuat beberapa manuver di air.

Jelang Indo Defence 2014, SAAB JAS 39 Gripen NG dan Eurofighter Typhoon Bersaing Rebut Perhatian


european_fighters