Sebuah
materi yang unik telah dikembangkan oleh insinyur Rusia yang secara
efektif melindungi kendaraan lapis baja dari granat anti-tank sekaligus
akan menjadi jubah siluman yang menjadikan mereka sangat sulit
terdeteksi radar musuh.
Situs pertahanan Novosti Vpk melaporkan materi yang disebut The
Mantle, dikembangkan oleh Institute of Steel, yang merupakan bagian dari
Perusahaan Traktor Concern, terdiri dari layar dengan elemen
perlindungan dinamis, yang ditempatkan 50 milimeter hingga 1.500
milimeter di depan obyek yang dilindungi.
Terlalu banyak pemain, tanpa koordinasi, menjadikan sangat sulit
untuk mencari pelakunya. Itulah gambaran perang di Suriah. Jika ada
target ISIS dihancurkan mereka mengklaim dengan bangga, tetapi ketika
ada fasilitas sipil yang digempur, semua diam dan menyatakan bukan
pelakunya.
Seperti insiden terakhir ketika sebuah pesawat menggempur sekolah di Suriah yang mengakibatkan sedikitnya 28 warga sipil tewas.
Rusia menegaskan awak kapal perusak Smetlivy terpaksa menggunakan
senjata api untuk mencegah tabrakan dengan kapal Turki di bagian utara
Laut Aegea Minggu 13 Desember 2015.
“Pada 13 Desember 2015 awak kapal patroli Rusia Smetlivy mencegah
tabrakan dengan kapal seine Turki di 22 kilometer [13,6 mil] dari pulau
Lemnos Yunani di bagian utara Laut Aegea,” demikian pernyataan
Kementerian Pertahanan Rusia sebagaimana dikutip Sputnik.
Kisah Komandan Kopasandha Dalam Operasi Milter Seroja
Operasi Seroja. ©2015 buku Hari "H": 7 desember 1975
Para
veteran Kopassus memperingati 40 tahun penerjunan Dili 7 Desember 1975.
Tak cuma heroik, banyak kisah menarik dalam misi penyerbuan lintas
udara terbesar di Asia Tenggara tersebut.
Salah satunya adalah cerita Komandan Nanggala V/Kopasandha Letkol Inf
Soegito. Soegito dan pasukannya ditugaskan untuk merebut tiga sasaran
penting: Bandara Dili, pelabuhan dan pusat pemerintahan.
Pasukan Kopasandha (kini Kopassus) dilengkapi dengan parasut utama T-10
dan senapan serbu AK-47. Setiap orang menerima 750 butir peluru kaliber
7,62 mm. Mereka juga membawa dua buah granat, ransum tempur untuk tiga
hari. Para personel juga membawa ransel berisi baju loreng, baju kaos,
sepatu lapangan dan topi rimba.
Menggunakan Garmin G1000 dengan teknologi synthetic vision
Kokpit N219 PTDI ☆
Pesawat
N219 buatan PT Dirgantara Indonesia (PT DI) yang resmi diperkenalkan
pada Kamis (10/12/2015) lalu, di dalam kokpitnya dilengkapi dengan
teknologi synthetic vision.
Synthetic Vision Technology (SVT) adalah sistem komputer yang menampilkan citra lingkungan sekitar pesawat di layar utama kokpit (multi function display/MFD).
Layar akan menampilkan kontur permukaan bumi (topografi) dalam model
tiga dimensi (3D), komplit dengan informasi-informasi utama penerbangan (primary flight display/PFD) yang dibutuhkan pilot, seperti altitude (ketinggian), airspeed (kecepatan di udara), serta attitude pesawat.
Saat ini baru berjumlah 13 unit dari totalnya 36 akan di distribusikan secara bertahap.
Kendaraan Peluncur Roket (foto: Putra Ramadhani A/Okezone)
Jajaran
Komando Resor Militer (Korem) 061/ Suryakencana, memamerkan berbagai
macam alusista dari berbagai kesatuan TNI AD di Lapangan Sempur, Kota
Bogor, Jawa Barat, Minggu (13/12/15).
Salah satu alusista yang paling menarik masyarakat dalam pameran ini,
yaitu Astros II MK-6 AV-LMU yang merupakan salah satu kendaraan peluncur
roket terbaru milik TNI AD.
Lettu ARM Argo dari Batalyon Armed 10 Kostrad menerangkan, kendaraan
tempur ini merupakan jenis baru milik TNI ada pada tahun 2015 ini.

A-29 Super Tucano
Angkatan Udara Ghana akan memperluas armada Super Tucano A-29 mereka
pada 2016 dengan menambah empat pesawat latih dan serang ringan
turboprop ini,
Kepala Staf Angkatan Udara Ghana Marsda Michael Samson-Oje mengatakan
mereka di ambang kesimpulan untuk negosiasi dengan perusahaan
kedirgantaraan Brasil Embraer Defense,produsen pesawat ini.