Minggu, 13 Desember 2015

Tank Rusia Miliki Pelindung Granat Sekaligus Jubah Siluman


t-90 3Sebuah materi yang unik telah dikembangkan oleh insinyur Rusia yang secara efektif melindungi kendaraan lapis baja dari granat anti-tank sekaligus akan menjadi jubah siluman yang menjadikan mereka sangat sulit terdeteksi radar musuh.
Situs pertahanan Novosti Vpk melaporkan materi yang disebut The Mantle, dikembangkan oleh Institute of Steel, yang merupakan bagian dari Perusahaan Traktor Concern, terdiri dari layar dengan elemen perlindungan dinamis, yang ditempatkan 50 milimeter hingga 1.500 milimeter di depan obyek yang dilindungi.

Pesawat Siapa yang Ngebom Sekolah dan Tewaskan 28 Orang?


 su-34
Terlalu banyak pemain, tanpa koordinasi, menjadikan sangat sulit untuk mencari pelakunya. Itulah gambaran perang di Suriah. Jika ada target ISIS dihancurkan mereka mengklaim dengan bangga, tetapi ketika ada fasilitas sipil yang digempur, semua diam dan menyatakan bukan pelakunya.
Seperti insiden terakhir ketika sebuah pesawat menggempur sekolah di Suriah yang mengakibatkan sedikitnya 28 warga sipil tewas.

Rusia: Kapal Turki Membahayakan, Terpaksa Diberi Tembakan

Destroyer Smetlivy
Destroyer Smetlivy

Rusia menegaskan awak kapal perusak Smetlivy terpaksa menggunakan senjata api untuk mencegah tabrakan dengan kapal Turki di bagian utara Laut Aegea Minggu 13 Desember 2015.
“Pada 13 Desember 2015 awak kapal patroli Rusia Smetlivy mencegah tabrakan dengan kapal seine Turki di 22 kilometer [13,6 mil] dari pulau Lemnos Yunani di bagian utara Laut Aegea,” demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia sebagaimana dikutip Sputnik.

Memilih Bawa Rokok Daripada 100 Peluru Saat Perang

Kisah Komandan Kopasandha Dalam Operasi Milter SerojaOperasi Seroja. ©2015 buku Hari "H": 7 desember 1975

Para veteran Kopassus memperingati 40 tahun penerjunan Dili 7 Desember 1975. Tak cuma heroik, banyak kisah menarik dalam misi penyerbuan lintas udara terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Salah satunya adalah cerita Komandan Nanggala V/Kopasandha Letkol Inf Soegito. Soegito dan pasukannya ditugaskan untuk merebut tiga sasaran penting: Bandara Dili, pelabuhan dan pusat pemerintahan.

Pasukan Kopasandha (kini Kopassus) dilengkapi dengan parasut utama T-10 dan senapan serbu AK-47. Setiap orang menerima 750 butir peluru kaliber 7,62 mm. Mereka juga membawa dua buah granat, ransum tempur untuk tiga hari. Para personel juga membawa ransel berisi baju loreng, baju kaos, sepatu lapangan dan topi rimba.

Menengok Teknologi Tiga Dimensi di Kokpit N219

Menggunakan Garmin G1000 dengan teknologi synthetic visionKokpit N219 PTDI

Pesawat N219 buatan PT Dirgantara Indonesia (PT DI) yang resmi diperkenalkan pada Kamis (10/12/2015) lalu, di dalam kokpitnya dilengkapi dengan teknologi synthetic vision.

Synthetic Vision Technology (SVT) adalah sistem komputer yang menampilkan citra lingkungan sekitar pesawat di layar utama kokpit (multi function display/MFD).

Layar akan menampilkan kontur permukaan bumi (topografi) dalam model tiga dimensi (3D), komplit dengan informasi-informasi utama penerbangan (primary flight display/PFD) yang dibutuhkan pilot, seperti altitude (ketinggian), airspeed (kecepatan di udara), serta attitude pesawat.

TNI AD Pamerkan Peluncur Roket di Bogor

Saat ini baru berjumlah 13 unit dari totalnya 36 akan di distribusikan secara bertahap. Kendaraan Peluncur Roket (foto: Putra Ramadhani A/Okezone)

J
ajaran Komando Resor Militer (Korem) 061/ Suryakencana, memamerkan berbagai macam alusista dari berbagai kesatuan TNI AD di Lapangan Sempur, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (13/12/15).

Salah satu alusista yang paling menarik masyarakat dalam pameran ini, yaitu Astros II MK-6 AV-LMU yang merupakan salah satu kendaraan peluncur roket terbaru milik TNI AD.

Lettu ARM Argo dari Batalyon Armed 10 Kostrad menerangkan, kendaraan tempur ini merupakan jenis baru milik TNI ada pada tahun 2015 ini.

Jumat, 11 Desember 2015

Ghana Pesan 4 Super Tucano Tambahan

A-29 Super Tucano
A-29 Super Tucano
Angkatan Udara Ghana akan memperluas armada Super Tucano A-29  mereka pada 2016 dengan menambah empat pesawat latih dan serang ringan turboprop ini,
Kepala Staf Angkatan Udara Ghana Marsda Michael Samson-Oje mengatakan mereka di ambang kesimpulan untuk negosiasi dengan perusahaan kedirgantaraan Brasil Embraer Defense,produsen pesawat ini.